Prajurit TNI Sosialisasi Bahaya Karhutla

Prajurit TNI Kodim 0108/Aceh Tenggara, memasang spanduk himbaun tidak membakar lahan, di kawasan teritorial, Selasa (1/2). NAUVAL/RAKYAT ACEH

KUTACANE (RA) – Masih terjadinya pembakaran hutan dan lahan (karhutla) diwilayah teritorial Kodim 0108/Aceh Tenggara, menjadikan prajurit TNI terus melakukan upaya pecegahan, salah satu dengan sosialisasi, bahaya pembakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dandim 0108/Aceh Tenggara, Letkol Inf Robbi Firdaus, mengatakan upaya pencegahan dilakukan dengan cara mendatangi masyarakat seperti dilakukan di wilayah Kecamatan Babul Rahmah. Dikarenakan perbuatan pembakaran lahan berdampak buruk bagi masyarakat luas.

“Sosialisasi maupun himbauan kita lakukan dengan cara menemui langsung masyarakat dan memberikan penjelasan tentang larangan membuka lahan dengan cara membakar,” kata Letkol Inf Robbi Firdaus, Selasa (1/2).

Himbauan disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat agar tidak membakar lahan dan hutan, maupun dengan cara apapun dan berlaku bagi seluruh elemen masyarakat.

“Pembakaran lahan ini, tidak boleh terjadi sesuai dari instruksi dari pemerintah. TNI khususnya Koramil 06/Babul Rahmah jajaran Kodim 0108/Agara akan terus pantau melalui dari aplikasi lapan fire hotspot. Apabila ada terdeteksi, akan kami lakukan pemanggilan dan teguran dengan setiap hari wajib lapor,” kata Dandim lagi.

Sementara Danramil, Kapten Arh Hamdanisyah ST, di tempat terpisah mengatakan memamasuki musim panas, mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara di bakar. Larangan pembakaran itu juga dilakukan melalui pemasangan spanduk. Sehingga keasrian hutan dapat sama-sama dilindungi sebagai paru-paru dunia bagi kehidupan makhluk hidup lainnya.

Ependi Nababan, Kades Alur Baning menuturkan, akan bersinergi dengan TNI khususnya jajaran Kodim 0108/Agara, untuk gencarkan imabuan larangan karhutla dan lahan melalui pengeras suara di rumah ibadah dan pasang selebaran di tempat tongkrongan warga sehari-hari. (val/bai)