Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 12 Feb 2022 09:25 WIB ·

Dinas Syariat Hapus Beasiswa Tahfiz


 Ketua MPGL, Drs Bunyamin. Perbesar

Ketua MPGL, Drs Bunyamin.

BLANGKEJEREN (RA) – Keputusan Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dalam menghapus beasiswa tahfis yang selama jalankan mengundang kekecewaan masyarakat dari berbagai kalangan, salah satunya dari komunitas Masyarakat Peduli Gayo Lues (MPGL).

Ketua MPGL, Drs Bunyamin berharap, agar pemerintah daerah tidak menghapus dana beasiswa tahfis. “Dana beasiswa sangat membantu masyarakat menjadikan putra-putrinya generasi rabbani, berjiwa qurani. Beasiswa sangat mendukung program seribu hafis sebagai pondasi dasar menuju negeri yang Islami mandiri dan sejahtera,” kata Ketua MPGL, Jumat (11/2).

Bunyamin menyebutkan, program hafizd merupakan menara gading yang akan membuat anak negeri ini bangga dan akan mengenangnya sepanjang hidup. Mempertahankan beasiswa jalan terbaik dalam mengambil langkah strategis untuk beramal.

“Saya kira itu yang hakiki. Kita sadar masih banyak pekerjaan rumah yang harus di lakukan, namun dalam sisa kepemiminan yang tinggal seumur jagung berkenan kiranya hal dapat meninggalkan kesan yang baik buat kita semua,” sebut Bunyamin.

Lanjut Bunyamin, program hafis adalah program unggulan alangkah baiknya lain yang bukan unggulan digantikan dengan program-program beasiswa hafiz dan hafizah.

Kadis Syarait Islam, Syamsul Bahri mengatakan, APBK tahun 2022 tidak dapat menampung dana beasiswa hafiz dan hafizah. Pengurangan dana di Dinas Syariat islam mencapai 60 persen, dari biasa 12 milyar lebih dan saat ini hanya 7 milyar saja termasuk di dalamnya dana DOKA. Karena minimnya dana beasiswa sementara waktu ditiadakan.

Sebelumnya, dana hafis tahun 2021 senilai Rp 2,7 miliar diberikan bagi 1.108 orang, pemberian dana sesuai dengan tingkatkan dari 1-5 juz perorang menerima Rp 200 ribu perbulan. Setiap 5 juz dana diberikan mengalami kenaikan Rp 100 ribu, hingga terakhir dari 26-30 santri mendapatkan dana Rp 800 ribu.

“Dinas akan tetap mengupayahkan agar santri hadfiz dan hafizah bisa mendapatkan beasiswa kembali,” katanya. (yud/bai)

 

Artikel ini telah dibaca 28 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

PT PIM Edukasi 500 Anak SD Bersama PDGI

22 July 2024 - 16:40 WIB

LSM Garis Merah Ancam Gelar Aksi Jika Badan Kehormatan Dewan Tidak Segera Bertindak

22 July 2024 - 15:26 WIB

Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang, Beri Tumpeng Hari Bhakti Adhyaksa Ke 64,

22 July 2024 - 12:46 WIB

Aktivis Desak Oknum Dewan Main Serong Diberhentikan

22 July 2024 - 12:26 WIB

Pimpin Apel Gabungan, Pj Bupati Aceh Utara Launching Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih

22 July 2024 - 10:46 WIB

KIP Lhokseumawe Gelar Peluncuran Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota

22 July 2024 - 09:37 WIB

Trending di DAERAH