Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

Uncategorized · 7 Mar 2022 17:27 WIB ·

Humas Punya Peran Dalam Mengkomunikasikan Bahaya Narkoba


 Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa  M. Husin, S. Sos. MM menjadi pembicara pada kegiatan  BNN di Hotel Kartika, Senin (7/3). Foto istimewa 
Perbesar

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa M. Husin, S. Sos. MM menjadi pembicara pada kegiatan BNN di Hotel Kartika, Senin (7/3). Foto istimewa

HARIANRAKYATACEH.COM I LANGSA – Humas yang baik memerlukan pemikiran dan perencanaan yang cermat serta rasional karena keberhasilannya tidak terlepas dengan peranan individu dan manajemen. Maka itulah, petugas humas harus dibekali dengan keterampilan komunikasi.
 Demikian dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Langsa  M. Husin, S. Sos. MM ketika menyajikan materi kiat humas pemerintah dalam  mengkomunikasikan bahaya narkoba di Hotel Kartika, Kota Langsa, Senin (7/3).
 Dalam acara yang digagas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Langsa dalam bentuk workshop penguatan kapasitas insan media untuk mendukung kota tanggap ancaman narkoba,  M. Husin menambahkan bahwa Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Kominfo telah mensupport tugas pokok dan fungsi BNN dalam menginformasi dan mengedukasi masyarakat terhadap bahaya narkoba, baik melalui media face to face  seperti pada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), safari subuh,  media cetak maupun media elektronik.
Disamping itu juga Pemko Langsa melaksanakan  tes urine setiap tahunnya untuk kalangan pejabat dan untuk kalangan  staf hanya pada dinas-dinas yang dicurigai saja.
 Dalam menjalankan tugas humas terutama memberi pelayanan informasi kepada masyarakat, lanjut M. Husin yang juga mantan Kabag Humas dan Protokol Pemko Langsa bahwa media komunikasi masa harus menjadi mitra lembaga pemerintah untuk mengkomunikasikan pesan-pesan pembangunan dan bahaya narkoba.
Dengan demikian Petugas Publik Relation Officer (PRO)  harus mampu mencari, mengolah dan merumuskan pesan-pesan yang akan disampaikan ke masyarakat baik melalui tatap muka maupun bermedia. Kemudian memonitor  merekam  dan mengevaluasi tanggapan serta pendapat umum.
 “Adapun bahaya narkoba sebagaimana yang telah kami tayangkan di videotron adalah nafsu makan berkurang akibatnya badan semakin kurus, susah tidur, jantungnya berdebar-debar, tekanan darah meningkat,  mengalami gangguan pada fungsi sosial dan pekerjaan,” ujar M. Husin alumni Komunikasi Fisipol Banda Aceh tahun 1994. (ra)
Artikel ini telah dibaca 31 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Yah Fud Terpilih Sebagai Ketua Askab PSSI Bireuen

15 July 2024 - 18:04 WIB

Tersangka Penembak Trump dan Satu Pendukung Meninggal Dunia, Dua Lainnya Luka Parah

14 July 2024 - 14:36 WIB

Terus Dukung Program Aceh Carong, PT Solusi Bangun Andalas Serahkan Beasiswa Semen Andalas Tahun 2024 kepada 350 Pelajar

10 July 2024 - 17:25 WIB

Polres Aceh Barat Tegas Memberantas Praktik Judi Online di daerahnya

3 July 2024 - 19:36 WIB

Kemenlu Palestina Sebut Israel Targetkan Komunitas Kristen di Yerusalem

30 June 2024 - 19:32 WIB

38 Bintara Polri di Polresta Banda Aceh Naik Pangkat Setingkat

30 June 2024 - 11:25 WIB

Trending di Uncategorized