Kapolres Simeulue Intruksikan Kapolsek Awasi Penjualan Minyak Goreng

Kapolres AKBP Pandji Santoso, memantau proses penyaluran minyak goreng curah ‎sebanyak 20 ton yang tiba di pulau Simeulue, Rabu (16/3). Ahmadi - harianrakyataceh.com 

HARIANRAKYATACEH.COM  – “saya intruksikan seluruh Kapolsek, ‎Intel dan Babinkamtibmas untuk secara langsung memantau dan mengawasi peredaran dan penjualan minyak goreng yang tiba hari ini di Simeulue”, Tegas Kapolres AKBP Pandji Santoso, Rabu (16/3).

‎Intruksi penegasan itu, saat Kapolres AKBP Pandji Santoso yang mendatangi langsung salah satu titik penyaluran, setelah 20 ton minyak goreng curah, yang di datangkan langsung Pemerintah Aceh, untuk mengatasi kelangkaan minyak goreng yang ada di wilayah hukum Polres Simeulue.

Selain intruksi penegasan, juga AKBP Pandji Santoso warning pedagang atau penyalur tidak melakukan permainan harga dan penimbunan minyak goreng‎, harus sesuai dengan Harga Enberan Tertinggi (HET) resmi yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Intruksi ini langsung dan Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda, maka persoalan minyak goreng ini harus betul-betul di awasi. Selanjutnya juga kita warning pedagang atau penyalur harus menjualnya sesuai harga HET serta tidak ada penimbunan minyak goreng, bila ada oknum-oknum yang melanggar, segera laporkan‎”, imbuh AKBP Pandji Santoso

Sebelumnya 20 ton atau setara 20.000 liter minyak goreng curah, yang diseberangkan transportasi laut jenis kapal feri dari pulau Sumatera dan tiba di pulau Simeulue, pagi Rabu (16/3), dan kemudian langsung disalurkan oleh dua agen penyalur yang ditunjuk Pemerintah Kabupaten Simeulue.

Kedatangan 20 ton minyak goreng curah itu, Bupati Simeulue Erli Hasim, juga menyampaikan bahwa dapat stabilkan harga dan kelangkaan serta telah membantu kebutuhan masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan minyak goreng serta‎ untuk persiapan menyambut bulan puasa umat Islam.

“Telah sampainya 20 ton minyak goreng hari ini di Simeulue, alhamdulillah telah dapat membantu kebutuhan masyarakat Simeulue. Dan kita ketahui masyarakat kita sedang persiapan untuk menyambut bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri”, kata Bupati Simeulue.

Bupati Simeulue berharap kepada dinas tekhnis agar dapat memantau serta evaluasi setiap perkembangan minyak goreng maupun barang kebutuhan lainnya yang dijual oleh pedagang dalam pasar lokal di 10 Kecamatan dalam wilayah kepulauan itu,

Data yang diterima harianrakyataceh.com, sebelumnya, bahwa harga minyak goreng curah itu nantinya akan dijual oleh pihak ketiga selaku rekanan Pemerintah Kabupaten Simeulue, dengan masih mengikuti harga Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 11.500 persatu liter atau Rp 12.800 persatu kilogram.‎

Kebutuhan minyak goreng untuk masyarakat Kabupaten Simeulue, persatu hari sebanyak 5 ton, dengan estimasi kebutuhan persatu jiwa sebanyak 0,06 liter, maka pihak Pemerintah setempat harus pastikan ketersediaan stok minyak goreng serta tidak ada permainan harga‎ maupun penimbunan oleh oknum-oknum. (ahi).