Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

EKBIS · 22 Mar 2022 12:03 WIB ·

Migrasi ke TV Digital, Ruang Besar Bagi Industri Kreatif Tanah Air


 gambar ilustrasi Perbesar

gambar ilustrasi

HARIANRAKYATACEH.COM – Keberadaan TV analog yang selama ini menjadi barometer informasi penting bagi masyarakat luas, dipastikan segera tutup usia. Pemerintah mulai menghentikan secara bertahap siaran TV analog dan beralih ke siaran digital . Tahap awal, pemerintah akan menghentikan siaran TV analog mulai 30 April 2022 di 166 kabupaten/kota di Indonesia.

Staf khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Niken Widiastuti mengatakan mengatakan, ada tiga tahap penghentian siaran TV analog, tahap pertama dilakukan pada 30 April 2022, tahap kedua 25 Agustus 2022, dan tahap ketiga pada 2 November 2022.

Tahapan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri No. 11/2021 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 6/2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran.

“Pada periode itu masyarakat di daerah tersebut tidak lagi bisa menonton siaran televisi dengan perangkat TV analog. Mereka selanjutnya akan menikmati siaran televisi dengan perangkat TV Digital,” kata Niken.

Lebih lanjut, Niken optimis keberadaan TV Digital nanti dapat menjawab kerinduan masyarakat akan kualitas tayangan yang lebih jernih. Selain itu, isi program – program televisi juga dinilainya akan lebih kreatif dan mendidik. Melihat, sistem penyiaran televisi digital menggunakan teknologi terbaru, dan tetap mengutamakan informasi yang valid.

“Ini merupakan pembaharuan, di era digital dan mutu serta kualitas siaran akan lebih terjamin,” kata Niken..

Niken juga menuturkan TV digital akan membuka peluang persaingan industri kreatif yang semakin inovatif. Para content creator memiliki ruang yang besar untuk membuat konten menarik di dunia internet dan televisi

“Era digital saat ini adalah content is the king, yang artinya konten menjadi raja di bidang media. Individu atau masyarakat dan generasi muda yang bisa membuat konten-konten yang menarik akan mendapatkan peluang yang sangat besar untuk menghasilkan karya yang mampu menghasilkan keuntungan ekonomi,” urainya.

Ruang-ruang digital yang terbuka luas menurutnya harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, utamanya generasi muda.(Imj)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Tangis Haru Sudirman, PLN UID Aceh dan Kejaksaan Tinggi Aceh Terangi Hidup Kami

19 July 2024 - 10:49 WIB

AHASS Gelar Pameran Honda dan Servis Murah di SMKN 4 Banda Aceh 

19 July 2024 - 09:17 WIB

Pilih Paket Smartfren Unlimited Nonstop, Nikmati Kuota Lebih Besar

18 July 2024 - 15:11 WIB

BSI Telah Masuk 5 Besar BUMN Kapitalisasi Pasar Terbesar

18 July 2024 - 14:36 WIB

MyTelkomsel Hadir Sebagai Super App yang memberikan Kemudahan Transaksi

18 July 2024 - 13:58 WIB

Honda EM1 e: dan Deretan Motor Berteknologi Tinggi Sapa Pengunjung GIIAS 2024

18 July 2024 - 09:34 WIB

Trending di EKBIS