Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 4 Jun 2022 13:56 WIB ·

Ketua Komisi VI DPR Aceh Ajak Dai Muda Aktif Berdakwah di Medsos


 Ketua komisi VI DPR Aceh, Tgk H Irawan Abdullah, SAg Perbesar

Ketua komisi VI DPR Aceh, Tgk H Irawan Abdullah, SAg

BANDA ACEH – Ketua komisi VI DPR Aceh, Tgk H Irawan Abdullah, SAg mengajak para dai, khususnya dai-dai muda di Aceh untuk ikut serta dan aktif berdakwah di media sosial, sehingga media sosial penuh dengan hal-hal yang positif.

Irawan menyebutkan saat ini sudah mulai marak pengajian-pengajian yang disiarkan langsung melalui media sosial, sehingga mampu menjangkau masyarakat lebih luas.

“Karena kita berada di zaman teknologi yang cukup pesat, ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pendakwah untuk mengisi beranda-beranda media sosial dengan hal-hal yang positif. Oleh sebab itu kalau media sosial salah dimanfaatkan, tentunya akan terjerumus dalam hal negatif,” ujar Irawan Abdullah saat membuka kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas pendakwah/dai/remaja tahun 2022 di Hotel Diana, Banda Aceh, Jumat (03/06/2022) malam.

Anggota DPRA Dapil Sabang, Banda Aceh dan Aceh Besar itu berharap, melalui pelatihan peningkatan kapasitas ini dai-dai muda bisa mengambil peran dalam penegakan syariat Islam di Aceh. Menurutnya dai merupakan salah satu ujung tombak dan mempunyai peran penting untuk mengajak masyarakat agar menjadi lebih baik.

“Hambatan-hambatan pasti ada, tantangan -tantangan juga akan terus berulang. Maka disinilah peran serta para dai, bagaimana menjawab tantangan tersebut, sehingga syariat Islam akan tetap tegak di bumi Aceh ini, walaupun tidak sempurna setidaknya mendekati kesempurnaan,” ujarnya lagi.

Sementara itu Kepala Dinas Syariat Islam Aceh yang diwakili Sekretaris Dinas, Muhibuthibri, SAg dalam sambutannya mengakui bahwa tantangan pelaksanaan syariat Islam di Aceh kedepannya semakin berat.

Apalagi jika tanpa adanya dukungan dari berbagai pihak, khususnya para dai dan generasi muda yang sangat diharapkan perannya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Tanpa dukungan dan kebersamaan kita, tentu tantangan kedepannya akan semakin berat. Makanya kami juga sangat berharap adanya dukungan penuh dari semua pihak khususnya dari DPR Aceh,” lanjutnya.

Dalam kesempatan itu ia juga menjelaskan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas dai tersebut diikuti oleh 135 peserta yang terdiri atas tiga angkatan dan dilaksanakan mulai 03 hingga 14 Juni 2022. Dimana setiap angkatannya berlangsung selama 4 hari dengan 45 peserta.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para dai, khususnya di kota Banda Aceh dan Aceh Besar dalam rangka ikut serta dalam penegakan syariat Islam sekaligus menyampaikan dakwah kepada masyarakat,” pungkasnya. (ra)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kadisdik Tekankan Pesan Mulia Himne Aceh pada Pembukaan Rakor DAK Fisik SMA dan SLB

22 June 2024 - 14:13 WIB

7 Jemaah Haji Asal Provinsi Aceh Meninggal Dunia di Arab Saudi

21 June 2024 - 15:19 WIB

Lionel Messi Pecahkan Rekor Penampilan Terbanyak pada Ajang Copa America

21 June 2024 - 15:11 WIB

Jadi Perampok, Tiga Oknum Personel Polrestabes Medan Buron, 12 Langgar Kode Etik

20 June 2024 - 15:01 WIB

80 Ribu Anak-anak Di Bawah Usia 10 Tahun Tercatat Memainkan Judi Online

20 June 2024 - 14:58 WIB

Beneran Nih??? 15 Oknum Anggota Polrestabes Medan Jadi Buron Kasus Perampokan

19 June 2024 - 15:48 WIB

Trending di UTAMA