Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METROPOLIS · 27 Jul 2022 10:13 WIB ·

Tiga Tersangka Perambah Hutan Aceh Besar Ditangkap


 Barang bukti satu unit mobil truk mitsubishi yang berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Aceh Besar, kemarin (25/7). FOTO: Ardiyan/Rakyat Aceh Perbesar

Barang bukti satu unit mobil truk mitsubishi yang berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Aceh Besar, kemarin (25/7). FOTO: Ardiyan/Rakyat Aceh

Harianrakyataceh.com – Personel Polres Aceh Besar menangkap tiga orang tersangka perambah hutan atau illegal logging dan menyita 1 unit mobil mengangkut kayu gelondongan rimba campuran tanpa dokumen.

Kapolres Aceh Besar AKBP Carlie Syahputra Bustamam, SIK, MH, melalui Kasat Reskrim Polres Aceh Besar AKP Ferdian Chandra, S.Sos., MH, Selasa (26/7) mengatakan, masing-masing identitas tersangka yaitu IS (23) sopir, MY (24) dan MA keduanya berperan kernet. Ketiganya tersangka warga Kecamatan Seulimum Aceh Besar.

AKP Candra menjelaskan kronologi penangkapan berawal tim mendapat informasi tentang satu unit mobil truck pengangkut kayu ilegal melintas dari arah Lamteba menuju Samahani.

Dari informasi tersebut tim melakukan patroli di kawasan Jalan Lamkabe, dan menemukan Mobil Mitsubhisi warna Kuning dengan Nopol BK 8026 XD. Tim menghentikan mobil dan melakukan pemeriksaan, ditemukan 8 (delapan) batang kayu gelondongan jenis rimba campuran diperkirakan sebanyak 2 meter kubik di bak belakang.

“Ketika Tim menanyakan perihal dokumen tersangka tidak dapat menunjukannya, kemudian tersangka beserta barang bukti langsung diamankan oleh Tim,” ujarnya

“Dari hasil interogasi para tersangka diperoleh keterangan, kayu gelondongan tersebut dibawa dari Lamteuba Kabupaten Aceh Besar, menuju ke penampung An. Inisial G (buron) di Samahani Kabupaten Aceh Besar,” katanya.

Ia juga menambahkan, Ketiga tersangka dipersangkakan dengan Pasal 83 ayat 1 huruf (B) jo pasal 12 huruf (E) UU RI No 18 tahun 2013 Tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. Para tersangka terancam hukuman penjara paling singkat 1 tahun paling lama 5 tahun dan denda paling sedikit Rp 500 jt paling banyak Rp 2,5 milyar. (mag-90/min)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Buka Workshop Cegah Perundungan SMP 17, Ini Pesan Kadisdikbud Banda Aceh

27 February 2024 - 21:29 WIB

Pj Bupati Bersama Forkopimda Aceh Besar Pantau Langsung Gelaran Pangan Murah Perdana di Masjid Piyeung

27 February 2024 - 15:52 WIB

Pendopo Bupati Aceh Tenggara Diteror Bom Melotov

27 February 2024 - 15:47 WIB

Dinsos Aceh Bahas Usulan Pahlawan Nasional Sultan Alaidin Mahmudsyah dan Tgk Chik Pante Geulima Bersama Ahli Waris

27 February 2024 - 11:06 WIB

Yayasan Baiturrahman Peduli Umat, Lantik Kepala Baru MTsS Darussyariah Masjid Raya Baiturrahman

27 February 2024 - 08:57 WIB

Jelang Ramadhan, Pemkab Aceh Besar Gelar Pangan Murah di 8 Lokasi

27 February 2024 - 07:31 WIB

Trending di UTAMA