Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 5 Aug 2022 08:55 WIB ·

Inspektorat Aceh Utara Belum Audit Bantuan Rumah Baitul Mal


 Kepala Inspektorat Aceh Utara, Andria Zulfa, SE, M.Si, Ph.D melalui sekertarisnya Fakhmy Basyir. ARMIADI/RAKYAT ACEH. Perbesar

Kepala Inspektorat Aceh Utara, Andria Zulfa, SE, M.Si, Ph.D melalui sekertarisnya Fakhmy Basyir. ARMIADI/RAKYAT ACEH.

HARIANRAKYATACEH.COM- Kepala Inspektorat Aceh Utara, Andria Zulfa, SE, M.Si, Ph.D melalui sekertarisnya Fakhmy Basyir menyampaikan pihaknya belum melakukan audit secara internal terhadap pekerjaan rumah bantuan fakir miskin dari Baitul Mal Aceh Utara.

“Pekerjaan itu kan belum dilakukan audit secara internal, karena pekerjaannya masih tahun 2021. BPK juga baru pulang turun kemarin, apakah itu menjadi titik sampling mereka (BPK) kita tidak tau,”ucap Fakhmy Basyir dikonfirmasi Rakyat Aceh, Kamis (4/8).

Ia mengatakan, terkait kasus di Baitul Mal Aceh Utara baru diketahuinya saat heboh di media. “Kami baru tau ketika Tim Kejaksaan Negeri Lhoksukon melakukan penggeledahan kantor Baitul Mal Aceh Utara,”katanya.

Tak lama kemudian, pihak Kejaksaan Negeri Lhoksukon juga meminta kepada Inspektorat

untuk melakukan Penghitungan Kerugian Negara (PKN) atas pembangunan 251 unit rumah bantuan fakir miskin dari Baitul Mal Aceh Utara dengan anggaran Rp 11,2 miliar tahun 2021.

“Sesuai permintaan dari Kejaksaan, kita membentuk tim audit Penghitungan Kerugian Negara (PKN) berjumlah empat orang. Rencananya, Senin depan kita berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri Lhoksukon terhadap apa-apa yang menjadi fokusnya,”terang Fakhmy Basyir.

Disebutkan, empat orang tim penghitungan kerugian negara merupakan auditor bersertifikasi sesuai jenjang jabatan auditor.

“Sebagian dari tim sudah pernah beberapa kali menjadi tim Perhitungan Kerugian Negara.

Khusus untuk audit penghitungan kerugian negara ada tim harus diperbantukan oleh orang luar yang ditunjuk oleh aparat penegak hukum,”ungkapnya.

Misalnya, untuk kontruksi ada tim ahli yang menghitungnya. “Tergantung didalamnya dan ini kan kita belum tau sehingga perlu orang teknis atau tim ahli,”ucapnya.

Dikatakannya, tim ini bersifat independen dan apapun hasilnya nanti akan disampaikan kepada Kejaksaan Negeri Lhoksukon.

Sementara itu, informasi yang diterima Rakyat Aceh, pembangunan 251 rumah bantuan Baitul Mal Aceh Utara tahun 2021, untuk saat ini yang sudah selesai 100 persen sebanyak 136 unit, 98 persen ada 84 unit, 95 persen ada 7 unit, 90 persen ada 10 unit,85 persen selesai 6 unit, 80 persen ada 3 unit, 65 dan 60 persen masing-masing selesai 1 unit. Namun, untuk rumah yang belum selesai 100 persen, masih terus dipacu pembangunan dilapangan.(arm/ra)

 

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Sri Wahyuni Guru MAN 6 Aceh Utara Menulis Buku Cerita Anak Dua Bahasa

20 February 2024 - 17:58 WIB

Pemko Lhokseumawe Resmikan Pusat Kuliner di Muara Satu

20 February 2024 - 17:34 WIB

Hati-hati, Jembatan Alue Raya Kota Lhokseumawe Intai Korban

20 February 2024 - 15:23 WIB

Pj Bupati Pidie Resmi Buka Program TMMD Reguler Ke-119 Kodim 0102/Pidie di Tangse

20 February 2024 - 14:26 WIB

Parah! Tumpukan Sampah Berserakan di Sejumlah Titik di Kota Lhokseumawe

19 February 2024 - 18:21 WIB

Abu Yusri Wally Isi Ceramah Isra Mi’raj di Guhang

19 February 2024 - 11:36 WIB

Trending di DAERAH