Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 11 Aug 2022 20:21 WIB ·

KIP Aceh Akan Ikut Aturan KPU RI Soal Usulan Kampanye di Kampus


 Ketua KIP Aceh Samsul Bahri Perbesar

Ketua KIP Aceh Samsul Bahri

HARIANRAKYATACEH.COM – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy’ari menegaskan bahwa kegiatan kampanye di lingkungan kampus diperbolehkan.

Hanya, lanjut dia, dalam penjelasan pasal tersebut ada sejumlah catatan. Antara lain, peserta kampanye hadir tanpa mengenakan atribut kampanye pemilu. Kegiatan atas undangan dari pihak penanggung jawab. kemudian harus memperlakukan (peserta pemilu) dengan sama.

Ketua KIP Aceh Samsul Bahri mengatakan akan mengikuti langsung aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI terkait kampanye di lingkungan kampus.

Ia menjelaskan sebagai lembaga hirarki dari KPU RI, KIP Aceh akan mengikuti seluruh peraturan yang dibuat oleh KPU termasuk usulan kampanye di lingkungan kampus.

“Apapun aturan yang dibuat oleh KPU RI harus kita ikuti. Nanti kita akan berdiskusi lagi, soalnya ini baru wacana soal aturan kampanye tersebut,” kata Samsul kepada media ini, Kamis (11/8).

Menurut Samsul sejauh ini tidak ada masalah jika nantinya aturan kampanye di lingkungan kampus diterapkan. Hal itu bertujuan sebagai pendidikan politik di kampus.

“Tapi nantinya juga kampus harus memberikan hak yang sama kepada seluruh partai. Jangan pilih-pilih hanya partai tertentu saja itu yang bahaya. Mengenai memakai atribut kampus itu yang tidak boleh. Ini mungkin akan diatur, ” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panwaslih Provinsi Aceh Faizah S.P mengatakan bahwa secara aturan perundang-undangan Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dijelaskan bahwa kampanye di tempat pendidikan itu tidak dibolehkan. Namun sejauh ini kata Faizah, pihaknya belum mendapat kesimpulan dari Bawaslu RI mengenai boleh atau tidaknya pelaksanaan tersebut.

“Terkait dengan kampanye di kampus, Bawaslu RI belum mengarahkan kami secara konkrit tentang pelaksanaanya. Memang ada yang beranggapan kampanye di kampus dibolehkan asal diundang oleh pihak rektor, karena itu dianggap sebagai bahagian pendidikan politik. Oleh karena itu kami perlu kajian, baru bisa mengambil kesimpulan nantinya,” kata Faizah.

Sebelumnya Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari menyatakan, hakikat kampanye adalah menyampaikan visi, misi, dan program kegiatan yang akan dikerjakan. Atas dasar itu, selama ada kelompok pemilih, bisa dilakukan kampanye di mana pun, termasuk di kampus.

Dia menambahkan, pasal 280 ayat 1 huruf h hanya melarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan. ’’Yang dilarang itu apa? Fasilitasnya, bukan kampanyenya,’’ ujarnya dilansir dari Jawapos.com

Kegiatan atas undangan dari pihak penanggung jawab. ’’Juga harus memperlakukan (peserta pemilu) dengan sama. Kalau capres ada dua, ya dua-duanya diberi kesempatan,’’ imbuhnya.

Hasyim juga meyakini kampus sebagai wahana yang baik untuk menguji kapasitas calon. Sebab, warga kampus termasuk kelompok kritis sehingga bisa menguji kualitas ataupun program yang dijanjikan para calon. (mar)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Danrem Lilawangsa Intruksikan Kodim Aceh Utara Bangun Dapur Umum 

20 July 2024 - 20:30 WIB

Wakaf Uang Sumber Dana yang Stabil

20 July 2024 - 19:05 WIB

Waqeefa Menyuplai Air Bersih Gelombang Kedua 169.000 Liter di Kecamatan Lhoknga

20 July 2024 - 14:31 WIB

Kapolda Aceh Launching Layanan Penerbitan SIM C1 di Satpas Prototype Polres Pidie Jaya

20 July 2024 - 09:54 WIB

Said Mulyadi Terima SK Sebagai Cabup Dari NasDem

20 July 2024 - 06:08 WIB

Tiga Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi Ditangkap

19 July 2024 - 21:34 WIB

Trending di UTAMA