Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 12 Aug 2022 19:41 WIB ·

Kejari Bireuen Terima Penghargaan Peringkat Tiga Terbaik Se- Indonesia


 Piagam penghargaan yang diberikan oleh Jaksa Agung RI kepada Kejari Bireuen.  AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEH Perbesar

Piagam penghargaan yang diberikan oleh Jaksa Agung RI kepada Kejari Bireuen. AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEH

BIREUEN (RA)- Jaksa Agung Republik Indonesia (RI) memberikan piagam penghargaan kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, sebagai peringkat ketiga kejaksaan negeri terbaik dalam hal jumlah penyelesaian perkara berdasarkan keadilan restoratif atau restoratif justice (RJ).

Informasi dihimpun Harian Rakyat Aceh, kepastian ini diperoleh Kejaksaan Bireuen setelah menyelesaikan puluhan perkara melalui jalur penghentian tuntutan berdasarkan keadilan restoratif.

Setidaknya, menurut catatan media ini, Kejari Bireuen telah menyelesaikan 10 kasus melalui jalur RJ selama tahun 2022, tanpa harus dilanjutkan ke meja hijau atau ke penjara.

Selain itu, Kejari Bireuen juga sudah meresmikan dua Balai Perdamaan yang diberi nama ‘Balee Dame’, sebagai pilot project Gampong Restorative di Kota Juang dan Gampong Blang Dalam Jeumpa. Balee Dame tersebut dipergunakan untuk melakukan komunikasi dan diskusi dengan masyarakat.

Penghargaan peringkat ketiga terbaik kejaksaan se-Indonesia juga bukan tanpa alasan diperoleh pihak Kejari Bireuen, mengingat di Provinsi Aceh bahwa pihaknya juga dinobatkan sebagai peringkat pertama penghentian perkara dengan menggunakan RJ di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Aceh.

Saat dihubungi media ini pada Jumat (12/8), Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Mohammad Farid Rumdana SH MH membenarkan bahwa ia telah menerima piagam penghargaan dari Jaksa Agung RI sebagai peringkat ketiga kejaksaan negeri terbaik dalam hal jumlah penyelesaian perkara melalui RJ.

“Iya benar, kami mendapatkan penghargaan dari Jaksa Agung Republik Indonesia setelah ditahun 2022 menyelesaikan 10 perkara melalui keadilan restoratif,” ujar Moh Farid yang digelar sebagai Bapak Perdamaian ini.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Bireuen agar selalu mengedepankan perdamaian dengan cara yang baik di setiap menyelesaikan segala perkara, tanpa harus dilanjuti ke meja hijau.

“Semua permasalahan ada solusi, tergantung bagaimana kita menanggapi. Kita harus cerdas dalam menyikapi segala persoalan, demi tercapainya tujuan penegakan hukum, kepastian hukum, keadilan dan kemanfaatan tanpa ada pihak yang dirugikan,” imbau Kajari Bireuen. (akh)

 

Artikel ini telah dibaca 63 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kunker ke Kodim Aceh Utara, Ini Pesan Danrem 011/Lilawangsa

27 February 2024 - 17:22 WIB

PNL Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru di Sumut dan Aceh

27 February 2024 - 15:02 WIB

Satgas TMMD ke-119 Kodim 0102/Pidie dan Warga Beungga Terus Kerja Keras Buka Jalan Pertanian

27 February 2024 - 13:24 WIB

Sambut HUT Persit, Kodim 0111/Bireuen Gelar Donor Darah

26 February 2024 - 17:35 WIB

RKDG Smart Cempaka Conektion Laksanakan Pelatihan Literasi Digital

25 February 2024 - 19:47 WIB

Kolaborasi Satgas TMMD ke-119 Kodim 0102/Pidie dengan Masyarakat Bersihkan Lingkungan Cegah Banjir dan Demam Berdarah

25 February 2024 - 09:05 WIB

Trending di DAERAH