Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

UTAMA · 12 Aug 2022 20:27 WIB ·

Pj Bupati Aceh Besar Bentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting


 Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto. Perbesar

Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto.

HARIANRAKYATACEH.COM – Upaya penurunan angka stunting di Aceh Besar mendapat perhatian serius Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar Muhammad Iswanto. Sejumlah upaya mulai digencarkan demi menekan angka stunting di kabupaten itu.

Terbaru, Pj Bupati Muhammad Iswanto mulai membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting yang bertugas melakukan aksi langsung ke gampong-gampong dengan melakukan pengukuran tinggi dan berat badan anak. Hal itu dilakukan dalam upaya mendata kasus stunting dan menerapkan langkah-langkah penanganannya.

Dalam keterangannya Jumat malam, 12 Agustus 2022, Muhammad Iswanto menerangkan, dirinya telah merumuskan sejumlah langkah yang telah mulai diterapkan di Kecamatan-kecamatan. Langkah tersebut diantaranya mengerahkan tim dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Aceh Besar untuk memimpin langsung proses pengukuran tinggi dan penimbangan berat badan anak. Mereka bersatu di bawah Tim
Percepatan Penurunan Stunting yang dikomandoi Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Besar, Sulaimi.

“Ini adalah bagian dari langkah kongkrit kita dalam menindaklanjuti arahan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh untuk menurunkan angka stunting di seluruh Indonesia, khususnya Aceh,” kata Iswanto.

Tim yang dibentuk tersebut dalam praktiknya akan turun ke 23 Kecamatan se Aceh Besar. Tim ini akan berkoordinasi dengan forkopimka, KUA, TP-PKK Kecamatan  Puskesmas kecamatan, Keuchik dan TP-PKK Gampong, Posyandu Gampong, Satgas Stunting, Koordinator Kesga, Kader Tim Pendamping Keluarga (TPK), hingga Kader KPM.

“Insyaalaah dengan ikhtiar dan doa kita bersama kasus stunting di Aceh Besar dapat terus kita turunkan,” ujar Iswanto.

Untuk diketahui, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah 5 tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.

Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak setelah bayi berusia 2 tahun. (ra)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kadisdik Tekankan Pesan Mulia Himne Aceh pada Pembukaan Rakor DAK Fisik SMA dan SLB

22 June 2024 - 14:13 WIB

7 Jemaah Haji Asal Provinsi Aceh Meninggal Dunia di Arab Saudi

21 June 2024 - 15:19 WIB

Lionel Messi Pecahkan Rekor Penampilan Terbanyak pada Ajang Copa America

21 June 2024 - 15:11 WIB

Jadi Perampok, Tiga Oknum Personel Polrestabes Medan Buron, 12 Langgar Kode Etik

20 June 2024 - 15:01 WIB

80 Ribu Anak-anak Di Bawah Usia 10 Tahun Tercatat Memainkan Judi Online

20 June 2024 - 14:58 WIB

Beneran Nih??? 15 Oknum Anggota Polrestabes Medan Jadi Buron Kasus Perampokan

19 June 2024 - 15:48 WIB

Trending di UTAMA