Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

EKBIS · 12 Aug 2022 19:31 WIB ·

PLN Siap Mewujudkan Green Industry Cluster di Kawasan Iskandar Muda Industrial Estate


 PLN dukung Green Industry Cluster melalui penyediaan energi baru terbarukan (EBT) dalam pengembangan green hydrogen dan green ammonia di Kawasan Iskandar Muda Industrial Estate-KEK Arun Lhokseumawe. Perbesar

PLN dukung Green Industry Cluster melalui penyediaan energi baru terbarukan (EBT) dalam pengembangan green hydrogen dan green ammonia di Kawasan Iskandar Muda Industrial Estate-KEK Arun Lhokseumawe.

HARIANRAKYATACEH.COM – PLN siap mendukung mewujudkan Green Industry Cluster melalui penyediaan energi baru terbarukan (EBT) dalam pengembangan green hydrogen dan green ammonia di Kawasan Iskandar Muda Industrial Estate-KEK Arun Lhokseumawe.

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Niaga dan Manajemen Dalam Bob Saril dihadapan Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury, Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman dan Direktur Utama Pupuk Iskandar Muda Budi Santoso Syarif di Gedung Pertemuan Komplek PT Pupuk Iskandar Muda.

PLN siap mengambil peran dalam kajian terkait penyediaan green energy berbasis EBT seperti panas bumi, angin dan air di pabrik-pabrik milik Pupuk Indonesia yang selaras dengan kebijakan nasional untuk mencapai target bauran energi sebesar 23% pada 2025.

“Aceh memiliki potensi EBT hingga 400 MW, sehingga PLN sangat siap untuk mendukung mewujudkan Green Industry Cluster di Kawasan Iskandar Muda Industrial Estate,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat (12/8).

Bob juga mengatakan bahwa PLN juga menyediakan sertifikat energi baru terbarukan (renewable energy certificate/REC) dari sisi hulu sampai hilir di seluruh pabrik milik Pupuk Indonesia.

Sementara itu Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury mengatakan bahwa kementrian BUMN memiliki inisiatif pengembangan industry claster. Pupuk Iskandar Muda memiliki kawasan industry beserta sumur tua yang dimiliki oleh Pertamina yang berada sejauh 37 Km dari kawasan ini. Disampingnya juga ada kawasan-kawasan industry lainnya yang total keseluruhannya bisa mencapai kurang lebih 2.600 hektar.

“Kita berharap juga kedepannya bersama-sama dengan Pupuk Indonesia, PIM, PLN beserta kemungkinan dengan PGN dan juga Pertamina bagaimana bisa menambakan kawasan industri hijau ini. Salah satunya dengan menjadi hanker dari pada pengembangan komoditas di sini yang kita lihat adalah green atau pun blue Ammonia ataupun blue atau green Hidrogen,” ujarnya.

Penerapan kawasan Green Industry Cluster di Kawasan Iskandar Muda Industrial Estate-KEK Arun Lhokseumawe ini merupakan tindak lanjut dari Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) untuk Mewujudkan Green Industry Cluster antara PT PLN (Persero), PT Pertamina (Persero) dan PT Pupuk Indonesia (Persero). (ra)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Member JLC Asal Pasuruan Menangkan Hadiah Utama JLC Lucky Draw 2023

27 February 2024 - 19:40 WIB

Telkomsel dan Huawei Tandatangani Kerja Sama

27 February 2024 - 18:14 WIB

Gelar Jumat Berbagi, PLN Bagikan Bantuan Pembangunan Balai Pengajian

26 February 2024 - 17:51 WIB

Kinerja APBN Regional Aceh Terus Tumbuh

26 February 2024 - 16:40 WIB

BSI Gandeng Himpunan Alumni IPB Aceh Tumbuhkan Literasi Keuangan Syariah

26 February 2024 - 12:19 WIB

The Reiz Suites, Artotel Curated Tawarkan Promo Menginap Longstay Spesial Di Bulan Ramadan

26 February 2024 - 10:05 WIB

Trending di EKBIS