Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METROPOLIS · 18 Aug 2022 17:49 WIB ·

BKKBN Aceh Gelar Sinkronisasi dan Harmonisasi DAK 2023


 Kaper BKKBN Aceh, Drs Sahidal Kastri MPd, memberi sambutan pada kegiatan sinkronisasi dan harmonisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023, Kamis, 18 Agustus 2022. (Baihaqi) Perbesar

Kaper BKKBN Aceh, Drs Sahidal Kastri MPd, memberi sambutan pada kegiatan sinkronisasi dan harmonisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023, Kamis, 18 Agustus 2022. (Baihaqi)

HARIANRAKYATACEH.COM – Kantor Perwakilan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh bersama BKKBN Pusat, Kamis, 18 Agustus 2022, mengelar pertemuan untuk sinkronisasi dan harmonisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023.

Kaper BKKBN Aceh, Drs Sahidal Kastri MPd pada sambutan menyampaikan, acara ini sangat penting untuk mendukung kegiatan di daerah masing-masing.

“Ada enam indikator dan jika dilaksanakan dengan baik semua akan tercapai dan target kinerja dapat tercapai juga. Jangan menumpuk laporan dikerjakan bulan November dan Desember dan itu kinerja tidak bagus,” katanya.

Katanya, realisasi sampai 18 Agustus 2022, DAK Fisik Sub Bidang KB baru mencapai 13,6 persen dan baru enam kabupaten/kota yang melapor dan secara nasional nilai Aceh berada di tengah.

“Kami siap memberikan pendampingan kepada kabupaten/kota mulai tahap perencanaan, pengusulan, hingga pelaksanaan dan monitoring serta evaluasinya, sehingga apa yang ditargetkan dapat tercapai,” kata Sahidal.

Sementara itu, Eko Yuliawan SE, analis kebijakan Ahli Muda BKKBN Pusat mengatakan tanggal 26 Agustus ini batas bagi daerah untuk mengedit yang riskan saja dan dapat dilakukan pengusulan.

Katanya, tujuan sinkronisasi perencanaan DAK Sub Bidang KB yang dilakukan di Aceh adalah untuk adanya harmonisasi dan sinkronisasi dari mulai tahap perencanaan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi DAK Sub Bidang KB di kabupaten/kota.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan kabupaten/kota di Aceh yakni koordinasi dengan pemerintah daerah (Bappeda dan OPD) dan lengkapi data serta kegiatan yang diusulkan sinkron dengan pemerintah kabupaten/kota, sehingga dapat disetujui pemerintah pusat.

“Paling tidak, Bappeda dan perencanaan di OPD KB dapat melakukan pengelolaan DAK dengan baik dan tepat sasaran, sehingga anggaran yang ada bisa terealisasi 100 persen,” ujarnya.

Pada kegiatan itu juga dilakukan tanya jawab berbagai hal, seperti penyusulan yang banyak ditolak dan apa boleh usulan kegiatan dialihkan pada lokasi yang membutuhkan. (bai)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Hari Keenam Operasi Patuh Seulawah 2024, Razia dan Edukasi pada Masyarakat Terus Digelar

20 July 2024 - 20:05 WIB

Kesbangpol Aceh Bagikan Bendera Merah Putih Untuk Sekolah dan Warga di Pedalaman Aceh Besar

20 July 2024 - 19:27 WIB

Waqeefa Menyuplai Air Bersih Gelombang Kedua 169.000 Liter di Kecamatan Lhoknga

20 July 2024 - 14:31 WIB

Meriahkan HUT ke-41 Semen Andalas, SBA Gelar Pekan Olahraga 2024

20 July 2024 - 11:32 WIB

PGE Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Kencang di Tanah Luas

20 July 2024 - 09:25 WIB

Progres Pembangunan Venue PON di Aceh Capai 90 Persen Lebih

19 July 2024 - 20:35 WIB

Trending di METROPOLIS