Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 22 Aug 2022 08:05 WIB ·

Polres Pidie Musnahkan 2 Ha Ladang Ganja


 Anggota Polres Pidie dan Polsek Tangse serta dibantu aparat TNI dari Koramil Tangse, beristirahat (berlega) seusai menemukan dan membakar habis ladang ganja seluas dua hektar di kebun Nilam Kecamatan Tangse. Foto IST Humas Polres Pidie. Perbesar

Anggota Polres Pidie dan Polsek Tangse serta dibantu aparat TNI dari Koramil Tangse, beristirahat (berlega) seusai menemukan dan membakar habis ladang ganja seluas dua hektar di kebun Nilam Kecamatan Tangse. Foto IST Humas Polres Pidie.

SIGLI (RA) – Tim gabungan yang terdiri dari Personel Polres Pidie dan Koramil Tangse memusnahkan ladang ganja seluas dua hektar di Gampong Kebun Nilam, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, Sabtu (20/8).

Pemusnahan tersebut dipimpin Kapolres Pidie AKBP Padli, SIK, MH, SH dilakukan dengan cara dicabut dan dibakar, dimana pemusnahan tersebut bagian dari Operasi Antik Seulawah II Tahun 2022.

Kapolres Padli mengatakan, pemusnahan dua hektar ladang ganja yang diperkirakan 1.500 batang tersebut merupakan keberhasilan Operasi Antik Seulawah II Tahun 2022 Resor Pidie.

Selain itu, Padli menegaskan tidak akan mentolerir anggotanya yang memakai, apalagi terlibat dalam jaringan peredaran narkoba. Hal tersebut sesuai dengan arahan Kapolri melalui Kapolda Irjen Ahmad Haydar, di mana tiada celah bagi anggota Polri yang menggunakan narkoba.

Sesuai perintah Kapolri dalam program presisi. Tiada celah bagi anggota Polri yang menggunakan narkoba, apalagi terlibat langsung dalam jaringan peredarannya. Hanya satu kata, pecat atau pidanakan,” tegasnya.

Adapun rincian pemusnahan adalah 1.500 batang ganja dengan tinggi satu sampai dua meter seluas dua hektar, bibit ganja semai 700 batang, dan sampel barang bukti ganja 30 batang.

Pemusnahan ladang ganja merupakan hasil pengembangan dari penangkapan MJ (50). MJ ditangkap di Gampong Kebun Nilam, Kecamatan Tangse, Kabupaten Pidie, pada Sabtu, 20 Agustus 2022, pukul 03.00 WIB.

Padli mengungkapkan, penangkapan MJ tersebut dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya jaringan penanaman ganja di Gampong Kebun Nilam.
Dari hasil interogasi, kata Kapolres Padli, MJ mengakui bahwa ladang ganja tersebut adalah miliknya. Ia juga mengaku telah memanen ganja tersebut seberat tiga kilogram pada Senin, 15 Agustus lalu. Ganja tersebut dijual kepada W (DPO) dengan harga Rp 600 ribu perkilo.

“MJ sudah mengakui bahwa ladang ganja itu miliknya. Motif ekonomi membuat ia nekat menanam narkotika golongan I tersebut,” ungkap Padli.

Sekarang ini, MJ beserta barang bukti diamankan di Polres Pidie untuk dilakukan proses hukum. Ia akan dijerat dengan Pasal 111 (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.
(ana/rus).

 

Artikel ini telah dibaca 158 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Peringati Tahun Baru Islam, Ini Pesan Danrem Lilawangsa untuk Prajurit TNI

11 July 2024 - 19:55 WIB

Kodim 0102/Pidie Terima Kunjungan Kerja Tim Pengawasan Teknis Teritorial Irpusterad

10 July 2024 - 12:23 WIB

H.Fathani Khitan Puluhan Anak Yatim dan Anak Dhuafa di Lhokseumawe

9 July 2024 - 19:41 WIB

Kontingen Bireuen Sudah Kantongi Tiga Medali Emas di POPDA XVII Aceh Timur

9 July 2024 - 19:25 WIB

Danrem Ali Imran: Dukung Popda Aceh XVII, Rubah Pola Generasi Muda Jadi Berprestasi

8 July 2024 - 13:38 WIB

Sekretariat KIP Dukung Penuh Kelancaran PUSS

7 July 2024 - 17:18 WIB

Trending di DAERAH