Bank Sampah Siap Tampung Limbah Sampah Pilihan

Salmarita, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Simeulue, menyerahkan buku rekening kepada nasabah Bank Sampah, Senin, 31 Oktober 2022. (Ahmadi)

*Persatu Kilogram Rp 5.000

RAKYAT ACEH | SIMEULUE – Di perkirakan untuk satu hari, capai 15 ton limbah sampah produk rumah tangga, maupun produk, limbah sampah yang bersumber dari aktivitas usaha lainnya, yang tersebar di 138 desa, dalam 10 kecamatan yang ada di wilayah administrasi Pemerintah Kabupaten Simeulue.

Beragam jenis produk limbah sampah tersebut, sehingga untuk antisipasi persoalan tersebut, kini pihak instansi tekhnis yakni, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Kabupaten Simeulue, telah operasikan dan aktifkan Bank Sampah, yang khusus untuk menampung produk limbah sampah pilihan.

Terkait telah operasikan dan fungsikan Bank Sampah yang khusus untuk menampung produk limbah sampah pilihan tersebut, di jelaskan Salmarita, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Simeulue, Senin, 31 Oktober 2022, diruang kerjanya.

“Produk limbah sampah kita dalam satu hari capai 15 ton, maka DLHK Simeulue selaku dinas tekhnis yang dipercayakan untuk menjalankan program oleh Pemkab Simeulue untuk fungsikan Bank Sampah, khusus menampung sampah pilihan dengan harga paling rendah Rp 300 persatu kilogram hingga Rp 5.000 persatu kilogram,” katanya.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLHK) Simeulue, saat ini telah membuka dan operasikan dua titik lokasi Bank Sampah, yakni cabang Bank Sampah Sarok Fulawan yang berlokasi di kompleks DLH setempat dan cabang Bank Sampah DS, yang berlokasi di jalan jalur dua Desa Air Dingin, Kecamatan Simeulue Timur.

Hadirnya Bank Sampah di pulau Simeulue, sebut Salmarita, merupakan hasil komitmen yang positif dengan salah satu Bank Sampah yang ada di Provinsi Sumatera Utara, sehingga dengan positifnya komitmen itu, yang nantinya dari sektor produk limbah sampah pilihan itu dapat menghasilkan pendapatan rumah tangga serta dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat di 10 kecamatan.

Kini Bank Sampah yang ada di wilayah kepulauan itu telah mulai melebarkan sayapnya, yang bakal membuka cabangnya di berbagai titik lokasi yang ada di 10 kecamatan dalam Kabupaten Simeulue, dengan diawali melakukan edukasi ke tingkat sekolah-sekolah, sehingga nantinya persoalan sampah dan hadirnya Bank Sampah itu dapat tersampaikan kepada orang tua murid.

“Bila warga hendak menjual sampah pilihan itu atau belum paham jenis sampah pilihan yang ditampung oleh Bank Sampah, silakan datang ke DLHK Simeulue. Program Bank Sampah ini telah dimulai sejak awal Oktober 2022 serta kita berharap dengan hadirnya Bank Sampah ini dapat meningkatkan pendapatan  warga kita,” imbuh Salmarita. (ahi)