Pemkab Sediakan 300 Hektar Lahan Perkebunan

Asludin, Plt Sekda Simeulue dan Firnalis Ketua Satuan Pelaksana (Satpel) Badan Reintegrasi Aceh (BRA) setempat, Rabu, 02 November 2022. (Ahmadi)

RAKYAT ACEH | SIMEULUE – Seluas 300 hektar, telah dialokasikan pihak Pemerintah Kabupaten Simeulue, untuk kepentingan areal lahan perkebunan kepada para mantan kombatan, tahanan politik, narapidana politik dan korban konflik Aceh, yang ada di wilayah kepulauan.

Ratusan hektar areal tersebut direncanakan berlokasi di salah satu kawasan yang di di Kecamatan Teupah Selatan, serta dipastikan telah final hasil pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Simeulue dengan pengurus Satpel BRA Simeulue, Rabu, 02 November 2022, di kantor Bupati setempat.

Terkait alokasi areal tersebut, disampaikan Asludin, Plt Sekda Simeulue dan Firnalis, Ketua Satuan Pelaksana (Satpel) Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Kabupaten Simeulue, yang ditemui usai pertemuan yang turut dihadiri Isal Amri, Kadis Pertanahan setempat.

“Insya Allah, hasil pertemuan kita hari ini dengan Satpel BRA Simeulue, telah final dan akan kita akomidir areal seluas 300 hektar, untuk lokasi perkebunan di salah satu wilayah yang ada di Kecamatan Teupah Selatan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Firnalis, Ketua Satuan Pelaksana (Satpel) Badan Reintegrasi Aceh (BRA) Kabupaten Simeulue, yang selaku fasilitator program tersebut, yang nantinya areal perkebunan di berikan kepada penerima seluas dua hektar yang dilengkapi sertifikat resmi atas nama pemilik.

“Kami dari BRA selaku yang memfasilitator program ini. Alhamdulillah Pemkab Simeulue alokasikan sekitar 300 hektar lahan perkebunan kepada penerima yang terdiri dari para mantan kombatan, tahanan politik, narapidana politik dan korban konflik Aceh. Masing-masing diberikan dua hektar lengkap dengan sertifikat,” kata Firnalis.

“Sebelumnya, untuk data penerima lahan tersebut, telah ditetapkan oleh Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Simeulue yang selanjutnya ditindak lanjuti oleh kita selaku Satpel BRA Simeulue,” tutup Firnalis. (ahi)