Kisah Haru Nek Jamilah Usai Dapat Kasur Baru dari Kapolres Bireuen

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja menjenguk langsung Nek Jamilah (100) yang sakit menahun di Desa Neuheun, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, Kamis (3/11). AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEH

RAKYAT ACEH | BIREUEN – Kisah haru Nek Jamilah (100) warga Desa Neuheun, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, saat mendapatkan kasur baru pemberian Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH, yang diantar oleh Kapolsek Peusangan, Ipda Januar Mutawalli SH.

Lansia yang sudah berumur 100 tahun ini, beberapa kali menangis dan memegang kuat-kuat tangan Kapolres Bireuen sembari mengucapkan terima kasih berulang kali.

Penyerahan kasur tersebut bermula saat Kapolres dan rombongan antar bantuan sosial dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke 71 untuk Nek Jamilah.

Saat itu, Kapolres sangat prihatin melihat keadaan dan tempat tinggal Nek Jamilah saat ini, hanya rumah kayu berukuran 4×3 yang ia tempati seorang diri.

Kondisinya juga sangat memprihatinkan, dengan jarak pandang yang sudah tidak jelas terlebih dengan kakinya yang sakit hingga tidak bisa berjalan.

Keadaan Nek Jamilah membuat Kapolres untuk menggantikan kasur yang sudah tidak layak untuk ditidurinya, dan membersihkan tempat tinggalnya selama ini.

Kapolres melalui Kapolsek Peusangan juga memesan catering untuk nek jamilah, personil Polsek yang bertugas jaga setiap hari mengecek keadaan Nek Jamilah dan melaporlan ke Kapolres Bireuen.

“Ini merupakan bentuk kepedulian Polres Bireuen untuk Nek Jamilah. Semoga ini akan membuat dia bahagia di umur senjanya, ucap Kapolsek Peusanga, Ipda Januar Mutawalli SH kepada Harian Rakyat Aceh saat disambangi ke kantornya, Kamis (3/11).

Ia mengaku akan terus mengecek keadaan Nek Jamilah supaya ia bisa merasakan bahagia seperti masyarakat lainnya.

“Nek Jamilah sudah kami anggap seperti orang tua sendiri. Polri hadir untuk mengayomi masyarakat, apalagi warga yang butuh bantuan. Semoga orang tua kami ini, selalu diberi ketabahan dan kekuatan dalam menjalani hidupnya di masa tua,” sebut Kapolsek Peusangan. (akh)