Akses Subulussalam-Aceh Selatan Terhalang Banjir, Ratusan Kendaraan Tak Bisa Melintas

Ratusan kendaraan bertahan karena tak bisa melintas akibat banjir di Kecamatan Ladang Rimba

RAKTYATACEH | SUBULUSSALAM – Akses jalan lintas Aceh Selatan – Kota Subulussalam tepatnya di Kecamatan Ladang Rimba digenangi banjir. Akibatnya, ratusan kendaraan roda empat tidak bisa melintas sejak dua hari terkahir ini.

Banjir dengan ketinggian sepinggang orang dewasa itu sudah terjadi sejak dua hari terakhir. 

Mobil yang melintas terpaksa menghentikan kendaraannya. Karena khawatir mesin kendaraan terkena air.

Sebagian kendaraan memaksa melintas dibantu warga setempat dengan cara mendorong mobil dari belakang dan menutup lubang knalpot dengan plastik agar air tidak masuk saat di dorong. Namun, tidak sedikit pemilik kendaraan yang memilih bertahan karena dikhawatirkan mengalami kerusakan pada mobil.

Bagi kendaraan berbodi besar dan tinggi seperti mobil tangki atau kendaraan pengangkut CPO terlihat bisa melintas. Sebab, panjang jalan yang digenangi banjir hanya sekitar 200 meter. 

Sebagian pengendaraan mengaku sudah dua hari bertahan karena banjir tak kunjung surut ” kami sudah dua hari di sini karena tak bisa melintas akibat banjir. Kami mau ke Medan ” ungkap salah seorang pengemudi pengangkut botot di lokasi.

Menurut keterangan warga setempat, air mulai menggenangi jalan sejak hari Kamis (3/11/2022). Menurut warga, biasanya yang selama ini mereka perhatikan jika banjir menggenangi jalan tersebut sampai 3 atau 4 hari baru mulai turun ” kalau melihat banjir sebelumnya antara 3 atau 4 hari baru mulai surut ” ungkap salah seorang warga setempat.

Pantauan HARIANRAKYATACEH.COM di lapangan, sampai saat ini keadaan banjir belum terlihat surut. Sementara sebagian kendaraan terparkir dipinggir jalan menunggu banjir turun (lim)