IPHI Langsa Berkiprah dalam Aktivitas Sosial Keagamaan

Pj Walikota Ir Said Mahdum berfoto bersama dengan Pengurus IPHI Kota Langsa. Rakyat Aceh/Ray Iskandar

RAKYATACEH | LANGSA – Pj Walikota Ir. Said Mahdum Majid melantik dan mengukuhkan Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Langsa masa bakti 2022-2027, Jum’at (4/11) Aula Cakra Donya Langsa.

Pj Walikota Ir. Said Mahdum Majid mengatakan, selamat atas pelantikan dan pengukuhan Pengurus Daerah IPHI Kota Langsa. Organisasi yang berdiri di Jakarta pada tanggal 22 Maret 1990, lebih dari 32 tahun yang lalu, IPHI telah berperan aktif dalam meningkatkan kebersamaan dan persaudaraan di antara para haji.

“IPHI juga banyak berkiprah dalam aktivitas sosial keagamaan, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Semuanya itu tentu membawa manfaat bagi umat, bagi bangsa, dan negara,” ujarnya.

Dikatakan, Kota Langsa telah memberangkatkan para jama’ah haji kurang lebih dari 200 orang setiap tahunnya, maka kurang lebih 3000-an warga Kota Langsa telah melaksanakan haji dan mereka adalah orang-orang baik, baik dalam kemampuan ekonomi dibuktikan dengan mampu memdaftar haji maupun baik dalam segi spritual pribadi.

“Sehingga diharapkan Kota Langsa akan diisi oleh orang-orang baik, tentunya Kota Langsa juga akan menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Selanjutnya, salah satu peran penting IPHI adalah memotivasi para jemaah pasca haji, utamanya dalam memelihara dan menjaga nilai – nilai kemabruran haji.

“Nilai-nilai kemabruran haji berperan penting dalam meningkatkan kualitas iman, ilmu, dan amal soleh, baik secara individual maupun secara sosial,” ungkapnya.
Menurutnya, memelihara nilai-nilai kemabruran haji menjadikan semua, para haji dan hajjah, untuk senantiasa memiliki kesadaran, tanggung-jawab, dan integritas, sebagai seorang muslim yang telah menunaikan ibadah haji.

“Kemabruran haji sesungguhnya berdimensi vertikal dan horizontal. Dimensi vertikal ditandai dengan meningkatnya kesalehan personal, sementara dimensi horizontal ditunjukkan dengan makin meningkatnya kesalehan sosial (hablum minallah dan hablum minannas),” imbuhnya. (ris/rus).