Truk Angkut Sembako Tenggelam Melintasi Arus Banjir

Sejumlah warga berada di atas dump truk yang tenggelam dihempas arus banjir di jalan Desa Marlempang-Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, Sabtu (5/11). IST/RAKYAT ACEH

RAKYATACEH | KUALA SIMPANG – Satu unit dump truk tenggelam setelah gagal menerobos arus banjir saat melintas di jalan utama Desa Marlempang, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, Sabtu (5/11).

Keterangan diperoleh dump truk roda enam nahas tersebut mengangkut satu unit sepeda motor dan bahan sembako untuk korban banjir di pesisir Aceh Tamiang.

Adi Syahputra, warga sekitar mengatakan, truk tersebut melaju dari Simpang Empat Desa Upah menuju Sungai Iyu, Kecamatan Bendahara. Saat melewati jalan Desa Marlempang sekira pukul 15.30 WIB. Dump truk yang membawa sejumlah penumpang dan sepeda motor ini tergelincir ke paritparit tepi jalan.

“Kalau yang saya dengar dari kawan penumpang, sopirnya tidak nampak jalan aspal karena ketutup banjir, jadi dump truk meper-meper ke pinggir masuk parit,” kata Adi Syahputra, Minggu (6/11).

“Ada sepeda motor di dalam bak-nya satu unit. Artinya ada dua kendaraan yang tenggelam sekaligus,” sambungnya.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden dump truk karam tersebut. Sopir dan sejumlah penumpangnya menyelamatkan diri dengan cara naik ke atas kepala truk. Menurut Adi Syahputra hingga tadi malam dump truk roda enam tersebut masih tenggelam belum di evakuasi.

“Kalau sepeda motor sudah dievakuasi pasca kejadian. Mobil dump truk masuk ke parit itu mau antar sembako untuk saudaranya di desa Lambung Belang. Untuk dump truk-nya hari ini akan dievakuasi,” kata Adi.

ODGJ Tewas Terseret Arus Banjir
Sementara seorang pria dilaporkan tewas setelah terseret arus banjir di areal persawahan Desa Alur Cantik, Kecamatan Bendahara. Belakangan diketahui korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Kapolsek Bendahara Iptu Tarmidi mengatakan korban tewas berinisial LN (36) warga Dusun Rintisan Butsi, Desa Alur Cantik, Kecamatan Bendahara. Korban ditemukan meninggal dunia setelah tubuhnya tenggelam terseret arus banjir.

“Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu (5/11) pukul 10.00 WIB. Ada seorang saksi melihat korban seorang diri jalan menuju ke areal persawahan yang tergenang banjir. Tiba- tiba korban jatuh terseret arus banjir yang deras,” kata Tarmidi.

Warga yang melihat langsung melakukan pencarian korban dititik korban jatuh. Sekitar pukul 11.00 WIB tubuh korban ditemukan terapung dalam kondisi sudah tak bernyawa. Selanjutnya korban dievakuasi oleh warga ke rumah duka.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa korban mengalami gangguan jiwa sejak dari kecil,” pungkas Kapolsek. (ddh/min)