Aceh Pasok 2,3 Juta Telur Setiap Hari dari Medan

Kadis Perindag Aceh Tanwir

RAKYAT ACEH | Banda Aceh – Aceh membutuhkan 2.3 juta butir telur yang dipasok dari Medan. Jumlah ini masih kalah dengan produksi daerah sendiri hanya 650 ribu butir.

Ini fakta yang kita alami selama hampir sepuluh tahun lebih sehingga sangat tergantung dengan tetangga’, ujar Kadis Perindag Aceh Tanwir, bersama staf dan Ketua PWI Aceh, Nasir Nurdin, Rabu kemarin.

Menurutnya kendala dasar di Aceh disebabkan selain tidak adanya pabrik pakan ternak kemudian masih belum maksimalnya para peternak khususnya ayam petelur dalam mengembangkannya.

Kita hanya sedikit -:sedikit yang menggarap sehingga sangat berpengaruh dengan produksi telur untuk kebutuhan masyarakat di 23 kabupaten/kota di Aceh.

Untuk membangun pakan ternak kata Tanwier harus ada investor yang berani bangun pakan ternak di Aceh agar peternak mau mengembangkan dengan jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan telur.

Tidak hanya telur, Tanwir juga menambahkan bahwa Aceh juga mengimpor beras dari luar, ini meski kita punya lahan sawah yang luas namun belum bisa memenuhi pemenuhan beras bagi masyarakat Aceh.

Ada beras dari NTT dan Pula Jawa masuk ke Aceh. Sebab kita (perindag) ngak punya bupper stok yang ada di bulog dan sangat terbatas juga..karena mereka tak sanggup juga membeli gabah petani,’ jelasnya lagi.

Tanwir tidak sempat merinci data berapa ribu ton beras luar masuk ke Aceh namun katanya setiap bulan pasokan beras tetap diimpor untuk Aceh.

Karenanya sebut mantan plt Bupati Aceh Tengah ini sudah saatnya ada industri yang membackup karena kalau hanya pemerintah saja justru tak sanggup justru ada pengusaha yang mau bersama mendukungnya.(imj)