Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Gelar Pelatihan Menulis Bagi Santri

Kadis Pendidikan Dayah Bireuen, Dr (Cn) H Jufliwan SH MM menyampaikan sambutan sekaligus membuka acara pelatihan menulis bagi santri di Aula Hotel Arya Coffe & Resto, Selasa (15/11). AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEH

BIREUEN | RAKYATACEH – Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen menggelar pelatihan peningkatan kreatifitas santri di era digital dalam menulis.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Arya Coffe & Resto, Jalan Medan-Banda Aceh, tepatnya di depan Mapolsek Gandapura, Selasa (15/11).

Amatan Harian Rakyat Aceh di lokasi, sebanyak 30 peserta mengikuti pelatihan tersebut, terdiri dari sejumlah perwakilan dayah di Gandapura.

Peserta juga difasilitasi berbagai kebutuhan pelatihan, mulai dari tas, alat tulis lengkap, snack, makan siang, serta uang transportasi.

Ceremonial pembukaan acara, juga turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Dayah, tokoh masyarakat, anggota DPRK, Camat Gandapura, personil Polsek, personil Koramil, para pimpinan dayah, dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Ir M Yusuf Adam, selaku perwakilan tokoh masyarakat Gandapura yang juga selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen dalam sambutannya mengaku, mendukung penuh semangat belajar para santri dalam menulis di era digital seperti saat ini.

“Kami akan berupaya untuk melanjutkan program ini, karena sangat dibutuhkan oleh para dayah berupa sumber daya manusia (SDM) yang mempuni dalam bidang menulis, untuk meningkatkan promosi kegiatan dayah yang positif di era digital yang semakin canggih,” sebut sapaan Mukim Suh ini.

Sementara saat membuka acara pelatihan, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Dayah, Dr (Cn) H Jufliwan SH MM mengatakan, kegiatan ini memang ditujukan untuk membina santri yang memiliki kemampuan menulis agar dapat dikembangkan menjadi suatu karya yang bermakna.

Di samping itu, sebutnya, juga terdapat sebanyak 30 orang peserta yang nantinya akan menjadi pioneer di dayah masing-masing.

“Kami juga berharap, ilmu yang didapat dalam pelatihan ini, dapat dikembangkan dan diimbaskan kepada teman-teman santri lainnya,” sebut Jufliwan. (akh)