Menteri ATR/BPN Ceritakan Penunjukan Achmad Marzuki Sebagai Pj Gubernur Aceh

Achmad Marzuki: Demi Rakyat Aceh Saya Siap Jenderal

Menteri Agraria dan Tataruang/ Badan pertanahan Nasional, Hadi Tjahjanto, didampingi Pj. Gubernur, Achmad Marzuki menyerahkan sertifikat Tanah kepada sejumlah warga di Gampong Utenkot Kec. Muara Dua Kota Lhokseumawe, Rabu (16/11/2022). Foto Humas Pemerintah Aceh

RAKYAT ACEH | ACEH UTARA – Dalam kunjungan kerjanya di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional RI Hadi Tjahjanto, tak hanya berkutat dengan sertifikat tanah.

Ada satu kisah menarik yang disampaikan oleh mantan Panglima TNI itu kepada para hadirin. Dalam sambutannya, Hadi Tjahjanto menceritakan kisah menarik tentang penunjukan Achmad Marzuki, yang saat itu masih berpangkat Mayor Jenderal di TNI Angkatan Darat.

“Kebetulan, saat penunjukan Pj Gubernur, Bapak Presiden mempercayakan kepada Pak Marzuki. Sebelum ke Aceh Pak Marzuki saya panggil lagi. Saya berpesan, Marzuki bisa gak pikiran kamu, hati kamu, tenaga kamu untuk rakyat Aceh. Saya akan laksanakan. Jawab Pak Marzuki saat itu,” kata mantan Panglima TNI berkisah.

“Selanjutnya, saya tanya lagi, Marzuki, kenapa saya panggil Marzuki? Karena saat saya panggil Pak Marzuki gak boleh, sebab memang sejak lama Pak Marzuki membantu saya terus. Kemudian saya lanjutkan, Marzuki, ada tapinya, kamu harus keluar dari TNI dan pensiun dini. Jawabannya, demi rakyat Aceh Panglima, saya akan laksanakan,” ujar Hadi melanjutkan ceritanya terkait penunjukan Achmad Marzuki sebagai Pj Gubernur Aceh.

Oleh karena itu, sambung Hadi Tjahjanto, kunjungan kerjanya ke Aceh kali ini selain untuk menyaksikan peresmian PKS PT Satya Agung, juga untujK menunjukkan dukungannya terhadap kerja-kerja Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Achmad Marzuki.

“Saya optimis, dengan segala potensi sumberdaya alam yang ada di Aceh, Pj Gubernur bersama seluruh rakyat Aceh bisa membangun Aceh dengan baik, perekonomiannya bisa meningkat. Yang paling cepat tentu saja dengan memberi perhatian dan pendampingan kepada UMKM,” imbuh Hadi Tjahjanto.

Sebagaimana diketahui, saat Hadi Tjahjanto masih menjabat sebagai Panglima TNI, Achmad Marzuki juga ditugaskan ke Aceh sebagai Pangdam Iskandar Muda.

Sebagaimana diketahui, gebrakan Achmad Marzuki di birokrasi Pemerintah Aceh, di antaranya penandatanganan SK PB PON Aceh-Sumut Wilayah Aceh dan safarinya ke sejumlah kementerian mendapat apresiasi dari sejumlah pihak, di antaranya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat aceh Saiful Bahri atau yang akrab disapa Pon Yaya.

“Sejak dilantik, Pj Gubernur Aceh telah bertemu dengan 22 Kementerian dan lembaga. Puncaknya adalah pada 26 Agustus lalu, saat Pak Gubernur bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Ini adalah salah satu upaya strategis Pj Gubernur menaeik perhatian pusat terhadap Aceh,” ujar Pon Yaya beberapa waktu lalu. (ra)