Diperkuat Sejumlah Pemain Liga Santri Nasional, Gandapura FC Jawara Turnamen Sebakbola U-19 se-Aceh

Gandapura Fc merayakan keberhasilan menjuarai turnamen sepakbola U-19 yang digelar Askab PSSI Bireuen di lapangan Stadion Cot Gapu, Kamis (17/11) sore. AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEH

BIREUEN | RAKYAT ACEH – Tim Gandapura Fc berhasil menjuarai Turnamen Sepakbola U-19 se-Aceh yang digelar oleh asosiasi kabupaten (Askab) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Bireuen di lapangan eks Stadion Cot Gapu. 

Turnamen yang diikuti oleh 16 kecamatan di Bireuen ini sukses dihelat, ditandai dengan laga final pada Kamis (17/11) sore, antara kesebelasan Gandapura Fc melawan Peusangan Fc. 

Di hadapan ribuan penonton yang memadati lapangan, Gandapura Fc berhasil keluar sebagai juara I setelah mengalahkan kesebelasan Peusangan Fc dengan skor telak 4-1.

Di laga final, anak-anak Gandapura Fc memperlihatkan kelasnya sebagai calon pesepakbola masa depan Bireuen. Bermaterikan pemain muda sarat pengalaman di tingkat nasional, tim asuhan M Dahlan, Irwan Jawi, dan Aulia itu, terus menggempur pertahanan Peusangan Fc sejak menit awal. 

Serangan demi serangan akhirnya membuahkan hasil, gol pembuka kemenangan Gandapura FC tercipta di menit ke 8 melalui sontekan kaki Asri Akbar. Tak berselang lama tepatnya pada menit ke 20, pemain kelahiran Desa Blang Keude ini kembali menambah kran golnya melalui tusukan dari tengah lapangan memaksimalkan umpan lambung dari gelandang serang. Marka 2-0 untuk kemenangan Gandapura Fc bertahan hingga turun minum. 

Memasuki babak kedua, anak-anak Gandapura masih terus menggempur barisan pertahanan Peusangan. Bermaterikan pemain liga santri nasional semisal Albajili, Fadhil Kowek, Asri Akbar, Kore, Irzi, dan Aulia, cukup merepotkan barisan pertahanan Peusangan Fc yang dijaga oleh Iksan dan Sultan Arfa. 

Di awal-awal babak kedua, tendangan jarak jauh yang dilakukan oleh Safirul kembali menambah kemenangan Gandapura Fc menjadi 3-0.

Tertinggal 0-3, skuad Peusangan Fc mencoba meningkatkan ritme permainan. Namun, beberapa serangan yang dibangun kandas di tengah jalan. Sebaliknya, Gandapura Fc justru kembali memperbesar kemengangan menjadi 4-0 lewat sundulan kepala putra kelahiran Desa Lingka Kuta, Albajili pada menit ke 60. Pemain yang dikenal memiliki tendangan keras dan postur tubuh layaknya pemain eropa ini, berhasil memaksimalkan unpan dari tendangan bebas di sisi lapangan melalui temannya. 

Satu-satunya gol balasan Peusangan FC tercipta di menit 70 melalui kaki Muhammad Ihsan sehingga mengubah kedudukan menjadi 4-1 untuk kemenangan Gandapura Fc. Hasil itu bertahan hingga peluit akhir pertandingan ditiupkan. 

Dari rangkaian pertandingan di turnamen itu, empat pemain Gandapura FC tampil sebagai top skor dengan lesakan tiga gol yaitu, Albajili, M Rehan Maulana (kore), Jamaluddin, dan Asri Akbar. Sedangkan Man Of The Macth diraih Nazril Syauqas R yang merupakan pemain dari Peusangan FC. Masing-masing mereka mendapatkan trophy dan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta.

Sebagai jawara, Gandapura FC berhasil membawa pulang trophy dan uang pembinaan sebesar Rp 20 juta yang diserahkan H Saifuddin Muhammad selaku Ketua Askab PSSI Bireuen. Sementara Peusangan FC yang menempati posisi runner-up menerima trophy dan uang pembinaan sebesar Rp 15 juta yang diserahkan Sardani SPd selaku Ketua Harian Askab PSSI Bireuen. 

Panitia juga memberikan uang pembinaan kepada dua tim terbaik yaitu, Kota Juang Fc dan Samalanga Fc. Kedua tim tersebut, masing-masing menerima sejumlah Rp 1,5 juta. (akh)