BAN-PT Asesmen Prodi Peternakan UNIKI

HARIANRAKYATACEH.COM – BADAN Akeditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) mengirim dua Asesor Senior ke Kampus Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Aceh, untuk melakukan pembinaan ‘Asesmen’ lapangan dalam rangka penetapan akreditasi serta penguatan profesionalisme kampus kebanggaan kaum milenial pada 24 s.d 25 November 2022. Ketua Tim Asesor Profesor Jasman Ahmad Sari dari Universitas Hasanuddin dan Doktor Yan Henyardi dari Universitas Andalas dipercayakan sebagai pembina terhadap Prodi Peternakan UNIKI.

Asesor yang telah berpengalaman puluhan tahun tersebut, memberikan apresiasi positif terhadap perkembangan luar biasa dari kampus yang berumur relatif muda yaitu dua tahun, namun telah berdiri dengan megah kampus yang memiliki sarana mumpuni. Dengan menggunakan standar sembilan, UNIKI diharapkan mampu mengoptimalkan luaran yang sangat diperlukan oleh masyarakat.

Untuk dapat dikatagorikan sebagai kampus yang baik, sangat diperlukan kinerja luaran pembelajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang optimal. Hasil analisa SWOT yang dilakukan UNIKI memiliki keunggulan bidang pembangunan serta berbagai vasilitas pembelajaran praktek lapangan sebagai mana yang diprasaratkan Kampus Mardeka ungkap ungkap Prof Jasman.

Rektor Uniki Prof Dr Apridar SE M Si mengatakan, dengan mengusung visi serta misi program studi Sain Peternakan sebagai Kampus Entrepreneur yang Islami, diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lebih luas, profesional serta kemandirian. Dengan semakin terbatasnya formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) setiap tahunnya, maka mendidik generasi milineal sebagai pengusaha menjadi suatu keharusan. Kurikulum yang dapat membangkitkan semangat untuk berwira usaha menjadi pembahasan utama sivitas akademika Uniki dengan para asesor.

Penyiapan lulusan yang mampu bersaing serta memiliki talenta pebisnis handal serta Islami, merupakan salah satu misi yang akan dipraktekkan kedepan dalam rangka menekan tingkat penggangguran yang masih tinggi di Aceh. Berbagai strategi yang diterapkan UNIKI, perlu diprogramkan dengan sistematik sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan belum adanya lulusan dari Program Studi Peternakan, sehingga para asesor tidak dapat memberikan penilaian terhadap rata-rata lamanya selesai para mahasiswa, termasuk juga masa tunggu lulusan, pemanfaatan lulusan secara rata-rata oleh dunia kerja. Dengan potensi luar biasa yang dimiliki oleh kampus hasil gabungan dari tiga sekolah tinggi tersebut, diharapkan setelah adanya lulusan agar dapat segera dilakukan reakreditasi.

Dr Yan Henyardi mengungkapkan bahwa berbagai program kegiatan yang telah dilakukan, hendaknya dapat dibuat pembukuan yang baik, agar mudah melakukan evaluasi diri, serta perbaikan terhadap berbagai kekurangan yang terjadi. Peningkatan kualitas sumberdaya Manusia (SDM) hendaknya dapat dilakukan secara bertahap serta berkesinambungan. Mengaplikasikan visi yang visioner sehingga mampu berkompetisi dalam kancah persaingan global merupakan bentuk penguatan lulusan yang saatnya dijalankan.

Laboratorium pengembangbiakan inseminasi serta perkawinan silang, merupakan keunggulan dari prodi peternakan yang harus selalu dikembangkan. Keberadaan fasilitas yang langka tersebut perlu dimanfaatkan lebih optimal oleh para peternak lokal di Aceh. Dengan teknologi sederhana tersebut diharapkan UNIKI menjadi pusat pengembangan ternak masyarakat Aceh kedepan. Semoga Aceh menjadi pemasok daging halal nusantara kedepan ungkap Rektor Uniki Profesor Apridar.