Baksos Kesehatan Reproduksi  Upaya Mempercepat Penurunan Stunting

Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Bener Meriah Risnawati, S.SIT didampingi Kepala Dinas DP3AKB Bener Meriah dan Kepala Bidang Keluarga berencana ketahanan dan kesejahteraan keluarga Yulita Anggraini SKM,Mkes meninjau langsung pemeriksaan IVA  di Aula Puskesmas Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam Kamis (24/11).MASHURI | RAKYAT ACEH

RAYATACEH | REDELONG  Kegiatan Fasilitas dan Integritas Baksos Kesehatan Reproduksi pada kegiatan momentum pelayanan KB yang diselenggarakan dalam rangka Hut Kabupaten Bener Meriah yang ke 19 merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mempercepat penurunan angka Stunting

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Keluarga berencana ketahanan dan kesejahteraan keluarga Yulita Anggraini SKM,Mkes kepada Rakyat Aceh Jumat (25/10).

Disebutkannya, dalam kegiatan baksos tersebut pihaknya melakukan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) untuk mengetahui kesehatan alat reproduksi perempuan. “ jika pun terjadi masalah kita sudah tau dari dini sehingga langsung di obati” ujaranya

Ia menambahkan,  jika kesehatan reproduksi sejak awal sudah bagus tentu akan melahirkan anak yang berkualitas. “ Alhamdulilah kegiatan ini didukung oleh  BKKBN Provinsi Aceh dan memberikan anggaran untuk pelaksanaanya,” kata Yuli.

Menurut Yuli pelaksanaan baksos yang diselenggarakan Kamis (24/11) kemarin juga berhasil melampaui target yang sudah rencanakan sebanyak 60 orang. “Hampir ratusan peserta  kemarin hadir dan dari beberapa peserta yang hadir sebagian hanya mengalami ereksi yang berlangsung  di obati secara langsung” ungkapnya,

Selain itu katanya pemeriksan iva tersebut sangat penting untuk mengetahui kesehatan reproduksi namun saat ini banyak masyarakat yang tidak paham dan malu untuk memeriksakan diri padahal pemeriksaanya hanya sebentar dan tidak terasa sakit.

Semantara itu Pj  Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Bener Meriah Risnawati, S.SIT sebelumnya mengajak semua pihak untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Fasilitasi dan Integrasi Bakti Sosial Kesehatan yang diselenggarakan oleh pada Momentum Pelayanan Keluarga Berencana.

Menurutnya,  perlunya pemahaman Inspeksi IVA bagi kaum perempuan yang bukan sekedar bebas dari penyakit atau kecacatan saja akan tetapi untuk mengetahui segala aspek terutama pada sistem reproduksi, fungsi dan prosesnya.

Perlu diketahui katanya, Tes IVA merupakan  metode inspeksi visual dengan menggunakan asam asetat atau dikenal dengan sebutan visual inspection with acetic acid.”Test ini juga bertujuan untuk mendiagnosis dini kemungkinan adanya kanker serviks pada wanita” tegasnya.

Untuk itulah ia berharap s agar para peserta yang hadir ini bisa memberikan kontribusi aktif pada kegiatan yang akan kita laksanakan ini,” jelas Risnawati.(uri)