Panwascam Dibekali Penyelesaian Sengketa Pemilu

BANDA ACEH I RAKYAT ACEH – Sebanyak 27 orang Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se Kota Banda Aceh, mengikuti pembekalan Fasilitasi Pembinaan Penyelesaian Sengketa, yang berlangsung di Alhanifi Hotel Banda Aceh, Kamis (1/12/2022).

Ketua panitia pelaksana, Abdullah menyampaikan, pelatihan tentang fasilitasi Pembinaan Penyelesaian Sengketa dalam menghadapi pemilu serentak tahun 2024.

“Ini dalam persiapan penyelesaian sengketa pada pemilu serentak tahun 2024 mendatang,” ujar Kepala Sekretariat Panwaslih Kota Banda Aceh ini.

Ia berharap dapat menghasilkan perpektif yang sama dalam menghadapi sengketa pemilu.

“Bila terjadi sengketa pemilu bisa dihadapi dan menyelesaikannya,” kata Abdullah.

Dikatakan, berkat dukungan komisioner dan staf Panwaslih Kota Banda Aceh serta DIPA bisa terlaksana dengan baik.

Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) Panwaslih Kota Banda Aceh, Dr M Yusuf Alqarhawy, dalam sambutannya menyampaikan, pembekalan fasilitasi pembinaan penyelesaian sengketa Panwascam se Kota Banda Aceh dalam menghadapi pemilu serentak tahun 2024.

Dikatakan, pemateri akan memberikan materinya Prof Dr Adwani, Guru Besar Fakultas Hukum USK. Serta Imam Mufakkir dan Sari Yulis Staf dari Panwaslih Aceh.

“Sesuai dengan tema hari ini strategis penyelisaian sengketa antar peserta pemilu berbasis kearifan lokal,” ujarnya.

Dikatakan, adapun peserta Panwascam berasal dari 9 kecamatan di Kota Banda Aceh.

Menurutnya, pelanggaran pemilu masif terjadi dan itu ada pengawas pemilu bagaimana bila tidak ada pengawas pemilu.

“Pesta demokrasi terjadi sengketa ketika kampanye, per nomor 9 tahun 2022 untuk memediasi sengketa selama pemilu,” jelasnya.

Ia berharap, dengan pembekalan ini dapat lebih meningkatkan pengetahuan Panwascam ketika menghadapi sengketa pemilu. (rus)