Diduga Mandi di Pelabuhan Nelayan, Siswa SD dan TK Ditemukan Meninggal

RAKYAT ACEH | SIMEULUE – Siswa Sekolah Dasar dan siswa TK, almarhum MUI (10) anak kandung Zulfandri dan MUR (6) anak kandung Kulyamin, ditemukan masyarakat Desa Lasengalu, Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue, dengan kondisi meninggal dunia, Minggu, 4 Desember 2022.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber-sumber Harian Rakyat Aceh, peristiwa memilukan tersebut, yang sebelumnya kedua almarhum MUI dan MUR diduga bermain dan mandi laut areal Pelabuhan Tambatan Perahu desa setempat, dengan sekitar berjarak sekitar 200 meter dari jalan raya.

Orang tua MUI dan MUR bersama masyarakat setempat berupaya melakukan pencarian, setelah sebelumnya mendapat informasi bahwa keduanya bermain dan mandi-mandi di areal Pelabuhan Nelayan setempat, sekira pukul 20:00 WIB menemukan jasad MUR telah mengapung, kemudian dilarikan ke Puskesmas.

Selanjutnya jasad MUI ditemukan dengan kondisi masih tenggelam, sekitar pukul 20.30 WIB,  juga dilarikan ke Puskesmas Teupah Barat dan hasil pemeriksaan tim medis terhadap anak kandung Zulfandri dan anak kandung Kulyamin, dinyatakan nyawa kedua pelajar SD dan TK itu tidak terselamatkan.

Kedua almarhum dikebumikan di pemakaman umum desa setempat, insiden tragis yang memilukan itu di sampaikan Kapolres AKBP Jatmiko melalui Iptu Sutrimansyah Kapolsek Teupah Barat, yang dihubungi Harian Rakyat Aceh, Senin, 5 Desember 2022.

“Benar telah terjadi korban laka laut. Keduanya ditemukan dilokasi yang sama, yakni di areal pelabuhan tambat perahu nelayan Desa Lasengalu serta pihak pemerintahan Kecamatan Teupah Barat untuk pasang himbauan, dilarang mandi dilaut bagi yang tidak bisa berenang, guna untuk mencegah terjadinya korban lain,” katanya.

Hal senada juga dibenarkan Muhsin, Camat Teupah Barat, yang dihubungi Harian Rakyat Aceh. “Kemarin malam ditemukan, diduga kedua almarhum bermain dan mandi-mandi di pelabuhan nelayan Desa Lasengalu,” katanya.

Sedangkan Sarman, Kades Lasengalu juga membenarkan, bahkan salah seorang diantaranya merupakan cucunya. “Benar, kemarin kejadiannya dan almarhum merupakan cucu saya,” katanya kepada Harian Rakyat Aceh. (ahi)