Mahasiswi UNBP Harumkan Nama Aceh Utara Pada Pora Pidie 2022 Melalui Cabor Taekwondo

Putri Khaira atlet taekwondo peraih medali perunggu pada PORA Pidie 2022 cabang under 62 Kg, 57,1 – 62,0 Kg.

RAKYATACEH |LHOKSEUMAWE – Mahasiswi UNBP Putri Khaira yang merupakan Atlet Taekwondo mengharumkan nama Aceh Utara dengan membawa medali perunggu pada Pora Pidie 2022 cabang olahraga taekwondo Under 62 Kg, 57,1 – 62,0 Kg.

Pekan Olah Raga Aceh (PORA) adalah ajang olahraga 4 (empat) tahunan di Aceh. Pada tahun 2022 diselenggarakan di Pidie. Meski pembukaan pora dilakukan pada tanggal 10 desember 2022, namun pertandingan Taekwondo sudah selesai dipertandingkan pada 8 Desember 2022.

Koordinator Kemahasiswaaan Universitas Bumi Persada (UNBP) Rita Wahyuni menyampaikan bahwasanya Putri Khaira yang akrab disapa putri merupakan mahasiswi UNBP sekaligus atlet taekwondo yang pernah memenangkan juara 1 pada juara 1 Taekwondo Delta Champhionship 2022 di Gor Pancing tanggal 29-30 September 2022 telah menyumbangkan medali perunggu untuk Aceh Utara cabang olahraga taekwondo Under 62 Kg, 57,1 – 62,0 Kg.

“Alhamdulillah Mahasiswi kita dapat berprestasi dan hal ini menjadi sebuah kebanggan bagi Kabupaten Aceh Utara dan tentunya kebanggaan yang teramat dalam untuk UKM Olahraga yang bernaung di UNBP karena selain sebagai Atlet, Putri juga aktif pada UKM Olahraga UNBP.  Saya berharap dengan adanya prestasi ini akan menambah semangat dan motivasi mahasiswa di lingkungan UNBP untuk berprestasi.” Kata Koordinator Kemahasiswaan yang akrab dipanggil Rita.

Senada dengan hal tersebut, rektor UNBP juga menyambut baik prestasi mahasiswa UNBP. “atas nama UNBP, kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh civitas akademi UNBP, pemerintah daerah dan KONI Aceh Utara yang telah memberikan dukungan untuk anak kami berprestasi.”

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor I bidang akademik juga menyampaikan suatu kebanggaan ada seorang Putri yang mampu membuktikan selain berprestasi di dalam kampus, juga berprestasi di luar kampus. Hal ini sangat baik sebagai seorang mahssiwa mendapatkan ilmu, pengetahuan, danm keterampilan di luar kampus yang mana hal tersebut tertuang pada tuntutan kurikulum merdeka yang diimplementasikan pada setiap perguruan tinggi khususnya di UNBP. (ra)