Kejari Bireuen Hadirkan Digitalisasi Kejaksaan Dalam Adhyaksa Aceh Expo 2022

Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Bambang Bachtiar SH MH mengunjungi stand milik Kejari Bireuen di Balee Meuseraya Aceh, Kota Banda Aceh, Minggu (11/12). AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEHKepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Bambang Bachtiar SH MH mengunjungi stand milik Kejari Bireuen di Balee Meuseraya Aceh, Kota Banda Aceh, Minggu (11/12). AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEHKepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Bambang Bachtiar SH MH mengunjungi stand milik Kejari Bireuen di Balee Meuseraya Aceh, Kota Banda Aceh, Minggu (11/12). AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEHKepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Bambang Bachtiar SH MH mengunjungi stand milik Kejari Bireuen di Balee Meuseraya Aceh, Kota Banda Aceh, Minggu (11/12). AKHYAR RIZKI RAKYAT ACEH

BIREUEN | RAKYATACEH – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen ikut hadir meramaikan Adhyaksa Aceh Expo 2022 di Balee Meuseraya Aceh, Kota Banda Aceh.

Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari, terhitung sejak 8 – 11 Desember 2022, yang dipusatkan di Gedung Acc Dayan Daud Universitas Syiah Kuala.

Amatan media ini, terlihat masyarakat berbondong-bondong mengunjungi stand Kejari Bireuen yang terlihat unik dan menjadi sport foto favorit bagi para pengunjung. Kepala Seksi Intelijen Kejari Bireuen, juga mengadakan Lomba Foto Instagram bagi para pengunjung dengan syarat yang mudah, masyarakat hanya perlu mengikuti akun instagram Kejari Bireuen, yang kemudian memposting foto terbaik dengan menggunakan hastaq #kejaribireuen dan #adhyaksaacehexpo2022.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Moh Farid Rumdana SH MH melalui Kepala Seksi Intelijen, Muliana SH kepada Harian Rakyat Aceh, Minggu (11/12) mengatakan, Jaksa Bireuen ikut menghadirkan UMKM binaan IAD Daerah Bireuen, yang terletak di outdor geduny balee Meuseraya Aceh (BMA).

Disebutkan, kegiatan Adhyaksa Expo 2022 dibuka secara resmi oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh dan juga oleh Penjabat (Pj) Gubernur Aceh.

“Stand Kejari Bireuen menghadirkan tema ‘Digitalisasi Kejaksaan’. Masyarakat yang berkunjung ke stand, hanya membutuhkan scand barcode melalui smartphone untuk dapat mengetahui lebih dalam mengenai Kejaksaan Negeri Bireuen,” ujar Muliana.

Ia mengaku, puluhan produk hasil inovasi usaha mikro kecil menengah (UMKM) binaan IAD Daerah Bireuen seperti nagasari, keripik, plik u, diperkenalkan di stand kepada masyarakat. Selain itu, juga memperkenalkam Sate Apaleh Geurugok dan Truck Coffe bekerjasama dengan Polres Bireuen.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi se Dunia yang setiap tahun diperingati pada 9 Desember, dengan tujuan dapat memberikan edukasi, publikasi, dan kolaborasi kepada masyarakat, pemangku kepentingan, dan aparat penegak hukum pemberi pelayanan publik, sehingga bisa terciptanya kesadaran hukum dalam memberi pelayanan publik,” pungkas Kepala Seksi Inteligen Kejari Bireuen ini. (akh)