Jalan Longsor Hantaran Mas Warga Wer Tingkem Tertunda

Kondisi jalan Wer Tingkem yang diunggah keluarga keluarga calon manten saat berada di titik longsor, Sabtu (21/1). MASHURI/RAKYAT ACEH

RAKYATACEH | REDELONG – Warga Kampung Wer Tingkem, Kecamatan Mesidah, Kabupaten Bener Meriah, terpaksa menunda acara hantaran mas, akibat jalan utama menuju ke desa tersebut mengalami longsor pasca hujan deras yang mengguyur, Sabtu (21/1).

Mukim Bener Selatan, Abdul Mukti, kepada Rakyat Aceh menyampaikan, hujan deras yang mengguyur Bener Meriah mengakibatkan jalan utama menuju daerah Wer Tingkem terputus.

“Kami bersama keluarga calon mempelai pria sekitar pukul 11.00 WIB sudah bersiap-siap untuk pergi ke rumah calon mempelai wanita di Kampung Tembolon, Kecamatan Syiah Utama, namun ditengah perjalanan kami terpaksa harus putar balik karena jalan terputus,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sudah bermusyawarah dengan pihak calon mempelai untuk menunda acara antar mas sampai jalan tersebut dapat dilalui.

Menurutnya, hujan mengguyur daerah tersebut sejak Jumat malam sehingga debit air meningkat dan mengakibatkan tebing di sisi jalan di kawasan itu longsor dan material batuan dan tanah menutupi jalan tersebut.

Pihaknya juga mengaku sudah menyampaikan kondisi jalan tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah.

“Kami berharap mereka cepat merespon dengan memperbaiki jalan tersebut, sebab jalan tersebut merupakan jalan utama dari Kampung Tembolon menuju Kampung Wer Tingkem,” katanya.

Sementara itu, Kalak BPBD Bener Meriah, Safraiandi mengaku telah mendapatkan informasi terkait musibah jalan longsor di daerah Tembolon menuju Wer Tingkem.

“Saat ini beberapa anggota BPBD sudah dilokasi untuk mengecek titik longsor, sebab di kawasan tersebut kita mendapat info ada dua titik longsor dan saya juga akan menuju TKP yakni titik longsor dari arah Tembolon menuju Wer Tingkem dan daerah Atu Kul jalan Pondok Baru Samar Kilang,” ungkap Safriadi.

Disebutknya, untuk kawasan Atu Kul pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pembangunan proyek Multiyears dan mereka akan segera turun memperbaiki daerah tersebut. (uri/bai)