Ketua dan Pengurus Apindo Lhokseumawe Dilantik

SERAHKAN BENDERA PATAKA - Ketua DPP Apindo Provinsi Aceh, Haji Ramli menyerahkan bendera pataka kepada Ketua Apindo Lhokseumawe, Usman Adamy usai pelantikan pada Selasa (24/1). ARMIADI RAKYAT ACEH.

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Ketua Dewan Pengurus Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Aceh, Haji Ramli melantik dan mengukuhkan Ketua Apindo Kota Lhokseumawe, Usman Adamy bersama pengurus periode 2022-2027 di Aula Wisma Kuta Karang Lama, Lancang Garam Lhokseumawe, Selasa (24/1).

Ketua Panitia Pelaksana, Ghazali, menyamapaikan, Usman Adamy, adalah orang yang pertama membawa Apindo ke Lhokseumawe. “Jadi ketika itu sepakat sejumlah pengusaha dari beberapa organisasi di Lhokseumawe duduk bersama dan menunjuk Pak Usman Adamy menjadi Ketua Apindo Lhokseumawe. Lalu kita susun kepengurusan dan kita layangkan surat kepada DPP Apindo Provinsi Aceh sehingga hari ini dilakukan pelantikan,”ucapnya.

Ia mengatakan, kehadiran Apindo Lhokseumawe mampu membangkitkan ekonomi masyarakat kearah yang lebih baik kedepannya.

Sementara itu Pj Walikota Lhokseumawe Dr Imran dalam sambutannya menyampaikan, 

atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Lhokseumawe, mengucapkan tahniah dan selamat kepada pengurus baru Apindo yang pada kesempatan ini secara resmi dilantik. 

“Melihat komposisi kepengurusan yang ada, kami percaya amanah yang diberikan, akan dapat ditunaikan dengan sebaik-baiknya, sebagaimana diharapkan bersama,”ucapnya.

Selanjutnya, Pj Walikota mengajak untuk menjadikan pelantikan ini sebagai momen untuk memperkuat Apindo Kota Lhokseumawe dengan berbekal dua modal dasar, yaitu kepercayaan pemerintah terhadap Apindo dalam bersinergi mewujudkan pembangunan masyarakat yang adil dan makmur serta komitmen dari seluruh anggota apindo untuk pengembangan organisasi Apindo Kota Lhokseumawe ke depannya.

“Sebagai mana kita ketahui bahwa Apindo lahir pada 31 januari 1952, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) awalnya berdiri dengan nama badan Permusyawaratan Urusan Sosial Seluruh Indonesia,”ucapnya.

Disebutkan, Asosiasi pengusaha ini adalah lembaga yang dibentuk untuk mengatur dan memajukan kepentingan kolektif dari pengusaha dengan tujuan. 

Pertama, mempersatukan dan membina pengusaha serta memberikan layanan kepentingannya dalam bidang sosial ekonomi. Kedua, menciptakan dan memelihara keseimbangan, ketenangan, dan kegairahan kerja dalam hubungan industrial dan ketenagakerjaan. Ketiga, mengusahakan peningkatan produktivitas kerja sebagai peran aktif untuk mewujudkan tujuan pembangunan nasional, menuju kesejahteraan sosial, spiritual, dan materil. Keempat, menciptakan adanya kesatuan pendapat dalam melaksanakan kebijaksanaan ketenagakerjaan dari para pengusaha, disesuaikan dengan kebijakan pemerintah. (arm/ra)