Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METROPOLIS · 31 Jul 2023 17:56 WIB ·

Momentum Hari Kemenkumhan ke -78, Ratusan Siswa Dapatkan Sosialisasi Kekayaan Intelektual


 SOSIALISASI: Sosialisasi Kekayaan Intelektual diselenggarakan Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh selama empat hari mulai 31 Juli-3 Agustus 2023.
FOR RAKYAT ACEH Perbesar

SOSIALISASI: Sosialisasi Kekayaan Intelektual diselenggarakan Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh selama empat hari mulai 31 Juli-3 Agustus 2023. FOR RAKYAT ACEH

RAKYAT ACEH | BANDA ACEH – Setidaknya ratusan siswa sekolah di Banda Aceh mendapatkan sosialisasi tentang Kekayaan Intelektual yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh. Kegiatan ini akan berlangsung selama empat hari dari tanggal 31 Juli-3 Agustus 2023.

“Ini kita laksanakan dalam rangka Hari Kemenkumham ke 78, dimana kita akan melaksanakan diseminasi kekayaan intelektual kepada 510 siswa pada 6 sekolah di Banda Aceh,” ujar Plh. Kakanwil Kemenkumham Aceh, Lilik Sujandi, Senin (31/7).

Hal tersebut diungkapkan Lilik saat membuka kegiatan Diseminasi Kekayaan Intelektual di Aula SMK-SMTI Banda Aceh. Ia mengatakan SMK-SMTI Banda Aceh merupakan tempat pertama diselenggarakannya rangkaian kegiatan sosialisasi ini.

“Nantinya juga akan kita laksanakan SMKN 1 Banda Aceh, SMKN 3 Banda Aceh, SMPN 2 Banda Aceh, SMPN 6 Banda Aceh, dan SMAN 7 Banda Aceh,” sebut Lilik.

Di hadapan seluruh siswa, Lilik menerangkan betapa pentingnya memahami kekayaan intelektual. Sebab, Ia meyakini pada proses kegiatan belajar para siswa banyak kreativitas dan hal baru yang ditemukan. “Apalagi kalian siswa kejuruan industri, pasti tak jauh dari temuan baru yang kalian hasilkan. Itu semua harus dicatat dan didaftarkan,” harap Lilik.

Alasan memilih siswa SMP dan SMA, Lilik menerangkan bahwa siswa merupakan generasi penerus yang akan melanjutkan perjalanan bangsa. Harapannya, dengan memahami kekayaan intelektual mereka akan lebih menghargai karya orang lain.

“Setiap karya orang harus dihargai. Karena itu merupakan hasil olah pikir dan kreativitas manusia. Nanti, semua temuan baru baik yang sudah ada atau nanti baru ada harus didaftarkan kekayaan intelektualnya,” ujar Lilik.

Tak lupa Lilik berpesan agar menjauhi narkoba. Ia mengatakan narkoba akan merusak generasi muda bangsa. “Pesan saya, ingat! Jauhi narkoba,” pintanya.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi dari penyuluh hukum Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh. Seluruh siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Seorang siswa yang bernama Putra berharap kegiatan ini harus sering dilaksanakan karena menjadi pemahaman baru baginya.

“Terimakasih Kanwil Aceh, sangat bermanfaat bagi. Materi yang disampaikan menjadi ilmu penting dalam kami menjalankan pendidikan,” tutur Putra. (ril/rif)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Buka Workshop Cegah Perundungan SMP 17, Ini Pesan Kadisdikbud Banda Aceh

27 February 2024 - 21:29 WIB

Teater Sebagai Ruang Melatih Ingatkan Didiskusikan Di kuflet

24 February 2024 - 19:55 WIB

Gandeng UNICEF Indonesia, GEN-A Bentuk Kader Kesehatan Remaja Gampong Pemulung

23 February 2024 - 16:12 WIB

BNN Sabang Gelar Rakor P4GN Berbasis Sumber Daya Desa Tahun 2024

22 February 2024 - 20:14 WIB

Biro Rena Polda Aceh Gelar Komitmen Zona Integritas Menuju WBK

22 February 2024 - 17:01 WIB

Tiga Mahasiswa Fisip USK Magang di Bidang Humas Polda Aceh

22 February 2024 - 14:35 WIB

Trending di METROPOLIS