Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METROPOLIS · 15 Sep 2023 16:29 WIB ·

MTsN Model Banda Aceh Galang Dana untuk Maroko dan Libya


 PENGGALANGAN DANA : Siswa siswi MTsN 1 Model Banda Aceh gelar acara penggalangan dana kepada para korban musibah bencana di Negara Maroko dan Libya, Jumat (15/9). (al amin/rakyat aceh) Perbesar

PENGGALANGAN DANA : Siswa siswi MTsN 1 Model Banda Aceh gelar acara penggalangan dana kepada para korban musibah bencana di Negara Maroko dan Libya, Jumat (15/9). (al amin/rakyat aceh)

RAKYAT ACEH | BANDA ACEH – Siswa siswi MTsN 1 Model Banda Aceh gelar acara penggalangan dana kepada para korban musibah bencana di Negara Maroko dan Libya yang telah mengambil jiwa ribuan orang.

Gelaran penggalangan dana dimulai dengan pembacaan doa dan yasinan yang ditujukan kepada para korban gempa di Maroko dan banjir di Libya.

Kepala sekolah MTsN 1 Model Banda Aceh Junaidi Ibas SAg MSi, kepada media, Jumat (15/9) menyebutkan, penggalangan dana tersebut merupakan inisiatif para siswanya yang membaca berita musibah menimpa warga Maroko dan Libya.

“Penggalangan dana ini merupakan inisiatif murid-murid kita yang ada di OSIS dibantu para guru. Ini merupakan bentuk kepedulian atas musibah yang menimpa saudara muslim kita di Maroko dan Libya,” katanya.

Penggalangan dana direncanakan selama seminggu, tanggal 15 September hingga 22 September 2023. Bantuan akan disalurkan melalui lembaga di Kementerian Agama.  “Sebenarnya juga diinisiasi di kementerian untuk melakukan penggalangan dana yang diharapkan dilakukan di setiap madrasah”.

Sementara itu Ketua OSIS MTsN 1 Model Banda Aceh Yudha Arif Adhaya menyebutkan, gelaran penggalangan dana tersebut memang inisiatif mereka yang merasa terpanggil sebagai sesama muslim.

“Acara ini dimaksudkan penggalangan dana untuk saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Maroko dan Libya,” ujar Yudha.

Penggalangan dana ini bukan kali pertama mereka laksanakan. Terakhir pemberian bantuan kepada para santri di Pesantren Gontor 8 di Desa Meunasah Baroe, Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar.

Seperti diketahui terjadi musibah bencana di dua Negara yakni di Maroko. Gempa di Maroko pada Jumat (8/9/2023) malam hari dengan kekuatan 6,8 skala Richter mengakibatkan korban meninggal dunia tercatat lebih dari 2.800 jiwa

Sementara musibah banjir bandang terjadi di Libya. Banjir dahsyat yang disebabkan Badai ‘Daniel’ yang melanda negara tersebut diperkirakan mengambil korban jiwa 20.000 orang. (hra)

 

Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Meriahkan HUT ke-41 Semen Andalas, SBA Gelar Pekan Olahraga 2024

20 July 2024 - 11:32 WIB

PGE Salurkan Bantuan untuk Korban Angin Kencang di Tanah Luas

20 July 2024 - 09:25 WIB

Progres Pembangunan Venue PON di Aceh Capai 90 Persen Lebih

19 July 2024 - 20:35 WIB

Dibukukan dan Diluncurkan di Padang Panjang, Segera Kirim Puisi Bertema “Bencana” Ke Komunitas Seni Kuflet

19 July 2024 - 19:46 WIB

Ops Patuh Seulawah 2024, Personel Ditlantas Polda Aceh Menegur Humanis

19 July 2024 - 19:02 WIB

Pengurus Pusat PP-RRI Apresiasi Kepada PD-PPRRI Banda Aceh

19 July 2024 - 18:36 WIB

Trending di METROPOLIS