Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 21 Nov 2023 11:39 WIB ·

Arus Banjir Deras, Jalan dan Jembatan di Aceh Barat Rusak Parah


 Badan jalan putus di Desa Seumantok Kecamatan Pante Cermenmen, Kabupaten Aceh Barat. Perbesar

Badan jalan putus di Desa Seumantok Kecamatan Pante Cermenmen, Kabupaten Aceh Barat.

RAKYATACEH I MEULABOH – Intensitas hujan tinggi mengguyur pedalaman Aceh Barat menyebabkan 17 desa di Kecamatan Pante Ceureumen kabupaten setempat terendam banjir luapan, Senin (20/11/2023) malam.

 

Camat Pante Ceureumen, Zulkarnaini mengatakan, banjir terjadi lantaran Sungai Meureubo atau daerah aliran sungai tidak mampu menampung debit air hujan hingga meluap ke permukiman penduduk.

 

“Banjir ini bisa dipastikan akibat luapan Krung Meureubo, ditambah lagi derasnya hujan tak henti-henti mengguyur selama sepekan,” ungkap Camat Pante Ceureumen.

 

Adapun desa mengalami banjir, sebut Zulkarnaini, yaitu Desa Seumantok, Meunuang Kinco, Babah Iseung, Manjeng, Lango, Pulo Teungoh, Pante Cereumen, Keutambang, Keude Suak Awe.

 

Kemudian, Desa Lawet, Canggai, Jambak, Suak Awe, Lhok Guci, Berdikari, Tegal Sari dan Sawang Rambot. Seluruh penduduk desa ini terpaksa mengungsi di masjid dan rumah famili yang berlokasi di daratan tinggi.

 

“Banjir mulai naik pada pukul 18.30 WIB kemarin hingga kini masih banjir, namun perlahan sudah mulai surut. Banjir juga menyebabkan jalan lintas penghubung antar desa putus, jalan itu tepatnya ada di Desa Seumantok,” demikian Zulkarnaini.

 

Berdasarkan informasi awal yang dirangkum Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 

PUPR Kabupaten Aceh Barat, Kurdi, mengaku telah mencatat tiga lokasi akses jalan yang mengalami rusak berat imbas itensitas tinggi hujan dan banjir luapan tersebut.

 

Seperti banjir di area kecamatan Pante Cermenmen telah menyebabkan hampir sepanjang 40 meter badan jalan utama yang menghubungkan akses Meulaboh – Pante Cermenmen terputus total imbas tergerus derasnya air banjir luapan.

 

“Badan jalan yang putus itu tepat di desa Seumantok Kecamatan Pante Cermenmen,” ungkap Kurdi.

 

PUPR juga mencatat Kondisi beberapa titik jalan amblas dengan kedalaman satu meter terjadi di kawasan Kecamatan Sungai Mas, tepatnya di sepanjang jalan Kajeng – Seuradek.

 

Demikian juga jembatan gantung rusak berat dengan kondisi miring dan terancam jatuh di kacamata Panton Reu, tepatnya Gaseu Siput lantaran abutment jembatan rusak setalah struktur tanah mengalami longsor.

 

“Jembatan gantung Gaseu Siput ini menghubungkan dua kecamatan, antara Panton Reu – Pante cermin,” urai Kurdi.

 

Namun Kadis PUPR Aceh Barat ini mengaku belum dapat memastikan akurasi data tersebut lantaran sejumlah informasi yang terkumpul merupakan hasil rangkuman dari laporan masyarakat.

 

“Tim pekerjaan umum sedang turun ke lapangan untuk memastikan secara terperinci kerusakan infrastruktur ini, tapi tergolong sangat sulit bisa tiba ke lokasi karena terjebak banjir,” tutup Kurdi.(den)

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Ratusan masyarakat Aceh Barat deklarasi dukung Bustami maju di Pilkada 2024

20 July 2024 - 21:25 WIB

Danrem Lilawangsa Intruksikan Kodim Aceh Utara Bangun Dapur Umum 

20 July 2024 - 20:30 WIB

Kodim 0103/Aceh Utara Peringati 1 Muharram 1446 H Dengan Menggelar Doa Bersama.

20 July 2024 - 16:39 WIB

PKM Poltekkes Kemenkes Aceh, Fokus Sosialisasi Kesehatan Ibu dan Anak

19 July 2024 - 18:33 WIB

Aceh Utara Berduka, 226 unit Rumah dan Kedai Rusak

19 July 2024 - 11:35 WIB

Puting Beliung Rusak 53 Rumah Warga Nibong dan Langkahan Aceh Utara

19 July 2024 - 09:59 WIB

Trending di DAERAH