Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

LHOKSEUMAWE · 26 Nov 2023 17:19 WIB ·

Gandeng Wartawan PT PIM Kuatkan Sinergi Komunikasi


 SERTIFIKAT: Direktur Keuangan PT PIM, Eko Setyo Nugroho memberikan sertifikat kepada Ketua Umum Persatuan Wartawan Aceh (PWA), Maimun, pada acara media gathering di Hotel Santika Dyandra, Medan. (Idris Bendung) Perbesar

SERTIFIKAT: Direktur Keuangan PT PIM, Eko Setyo Nugroho memberikan sertifikat kepada Ketua Umum Persatuan Wartawan Aceh (PWA), Maimun, pada acara media gathering di Hotel Santika Dyandra, Medan. (Idris Bendung)

RAKYAT ACEH | MEDAN – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) gandeng puluhan wartawan guna kuatkan sinergi komunikasi dengan berbungkus media gathering di Hotel Santika Dyandra, Medan.

Media gathering diikuti 58 wartawan berbagai media cetak, online dan TV yang tergabung dalam wadah organisasi PWI, AJI, PWA, IJTI dan PPWI.

Unsur pilar ke empat ini tentu saja yang bertugas di Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara, sejak Kamis 23 hingga 25 November 2023.

Direktur Operasi dan Produksi, Jaka Kirwanto membuka langsung acara sekitar pukul 09.05 WIB.

Turut hadir Direktur Keuangan, Eko Setyo Nugroho, yang baru menjabat sejak 13 November 2023 lalu, didamping Vice Presiden PKBL dan Humas PIM, Zulhadi serta staf humas PT PIM.

Menurut Jaka, melalui media gathering merupakan moment istimewa berbagi informasi, diskusi seputar dunia pertanian, industry dan lingkungan.

Terlebih lagi, peran media sebagai pilar keempat demokrasi mempunyai peran penting menciptakan kondisi Aceh, melalui berita-berita positif. Akhirnya investor akan menilai.

Dikatakan, keberadaan media menjadi jembatan yang sangat penting dalam membangun pemahaman yang tepat kepada masyarakat luas dan mendalam terkait peran strategis industri pupuk dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan berkelanjutan.

Positif dan Negatif

Sementara Nasir Husen, saat memberikan materi menyebutkan kehadiran industry di Aceh, berdampak positif dan negative. Positifnya, terbuka lapangan kerja, meningkat perekonomian dan mengurangi kemiskinan.

“Kendati demikian, industry pun dapat menimbulkan dampak negatif. Ya, seperti pencemaran lingkungan dan konflik social,” kata Nasir, mantan Ketua AJI Lhokseumawe.

Sesi terakhir, Dr Mohammad Thoriq yang saat ini sebagai dosen pada salah satu perguruan tinggi di Medan, memberikan materi journalis berkualitas.

“Intinya, selain akurat, berimbang dan objektif, informasi yang disajikan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Mohammad Thoriq yang juga wartawan senior. (ung/bai)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kunker ke Kodim Aceh Utara, Ini Pesan Danrem 011/Lilawangsa

27 February 2024 - 17:22 WIB

Dirut Pupuk Indonesia Tanam Pohon diKawasan Ekowisata Paya Nie

27 February 2024 - 17:18 WIB

Baitul Mal bersama Islamic Relief Bangun 14 Rumah Layak Huni di Aceh Utara

27 February 2024 - 16:00 WIB

PNL Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru di Sumut dan Aceh

27 February 2024 - 15:02 WIB

Delapan Tahun Simeulue Tanpa Fasilitas Halte

26 February 2024 - 19:35 WIB

‘Mosque Clean Up ‘ Perayaan HUT ke-42 PT PIM

26 February 2024 - 19:29 WIB

Trending di LHOKSEUMAWE