Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METROPOLIS · 21 Mar 2024 16:32 WIB ·

Bank Indonesia Gandeng Da’i ISAD Aceh Perkuat Implementasi Kebijakan melalui Dakwah Ekonomi Syariah


 Foto bersama usai sosialisasi integrasi Dakwah Ekonomi Islam dan Kebijakan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia, yang dilaksanakan Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Aceh bekerja sama dengan DP ISAD, Dinas Syariah Islam (DSI) Kota Banda Aceh, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Kamis, 21 Maret 2024. FOTO IST Perbesar

Foto bersama usai sosialisasi integrasi Dakwah Ekonomi Islam dan Kebijakan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia, yang dilaksanakan Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Aceh bekerja sama dengan DP ISAD, Dinas Syariah Islam (DSI) Kota Banda Aceh, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Kamis, 21 Maret 2024. FOTO IST

RAKYAT ACEH | BANDA ACEH –  Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Sarjana Alumni Dayah (PPP ISAD) berpartisipasi dalam Sosialisasi Integrasi Dakwah Ekonomi Islam dan Kebijakan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia, yang dilaksanakan Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Aceh bekerja sama dengan DP ISAD, Dinas Syariah Islam (DSI) Kota Banda Aceh, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Kamis, 21 Maret 2024.

Ketua Umum DPP ISAD, Tgk Mustafa Husen Woyla SPdI mengatakan siap mendukung setiap kebijakan BI, terutama upaya peningkatan pelayanan dan penguatan lembaga keungan ekonomi syariah (LKS) di Aceh.

Pasca sosialisasi, kata Tgk Mustafa Husen Woyla, edukasi yang didapatkan hari ini akan disebarluaskan, supaya masyarakat membelanjakan uang sesuai kebutuhan dan tanpa pemborosan, sehingga iklim ekonomi tetap normal dan nilai rupiah stabil.

“Selain menjaga stabilitas ekonomi, hemat juga bagian dari ajaran Islam yang harus dibudayakan,” ucapnya.

Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum sadar untuk menjaga fisik uang sehingga mudah rusak. Padahal, saat uang rusak dan tidak laku di pasar, tentu akan mengurangi jumlah uang yang beredar di masyarakat.

“Kondisi ini akan memperburuk ekonomi masyarakat jika terus belanjut. Maka mari menjaga fisik uang agar tak mudah rusak sehingga uang selalu berputar di masyarakat,” ujar Tgk Mustafa Husen Woyla

Ia berharap BI memenuhi ketersediaan uang rupiah yang berkualitas dan terpercaya bagi masyarakat, terutama jelang Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya, banyak masyarakat Aceh kembali ke kampung halaman pada momen tersebut, tentu akan membantu menyebarkan uang baru dan pemerataan ekonomi.

Dewan Penasihat DPP ISAD, Tgk Musannif SE mendungkung BI untuk menjaga stabilitas sistem keuangan di Aceh. Penggunaan QRIS untuk berinfak juga sangat efektif untuk keamanan harta agama dan terjaminnya fisik uang. “Intinya, kebijakan BI untuk stabilitas sistem keuangan harus berjalan maksimal,” pungkas Tgk Musannif dalam acara yang dibuka oleh Kepala Bank Indonesia Perwakilan Aceh, Roni Widijanto. (arz)

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

TRK Siap Bertarung di Pilkada Nagan Raya 2024

13 April 2024 - 13:47 WIB

BFLF Bagikan Manisnya Lebaran, Ratusan Pengungsi Rohingya di Banda Aceh Tersenyum Lebar

12 April 2024 - 18:32 WIB

Ribuan Narapidana di Aceh Terima Remisi Idul Fitri 1445 H

10 April 2024 - 22:08 WIB

Pj Bupati Aceh Besar dan Forkopimda Lepas Pawai Takbir Keliling

10 April 2024 - 09:52 WIB

Dandim 0101/Kota Banda Aceh Hadiri Pelepasan Pawai Takbir Keliling Malam Idul Fitri 1445 H

10 April 2024 - 09:49 WIB

Putra Aceh, Kolonel Ali Imran Jadi Danrem 011 Lilawangsa,

8 April 2024 - 19:43 WIB

Trending di METROPOLIS