Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METROPOLIS · 29 Mar 2024 19:38 WIB ·

Ekonomi Syariah Aceh Mulai Bangkit


 Prof. Dr. Apridar, S.E., M. Si Perbesar

Prof. Dr. Apridar, S.E., M. Si

Prof. Dr. Apridar, S.E., M. Si

Dosen Fakultas Ekonomi USK dan Ketua Dewan Pakar ICMI Orwil Aceh

Kebangkitan ekonomi syariah di Aceh semakin meningkat. Hal tersebut diutarakan Prof Dr Apridar SE M Si Selaku Ketua Dewan Pakar ICMI Orwil Aceh pada Dialog dan Curah Gagasan ICMI Aceh dengan Tema “Kebangkitan Ekonomi Syari’ah di Serambi Makkah” Jumat 29 Maret 2024 di Restaurant Kuala Village Banda Aceh. Dialog interaktif yang dihadiri Para Dewan Penasehat, Dewan Pakar, Pengurus serta tokoh masyarakat tersebut terlihat meriah dan antusias peserta yang cukup tinggi.

Fenomena  menarik tersebut terjadi di Aceh yang merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang menerapkan hukum syariah secara resmi, memiliki potensi besar dalam mengembangkan ekonomi berbasis syariah.

Faktor yang mendukung kebangkitan ekonomi syariah di Aceh adalah Pertama Kesesuaian dengan Nilai-Nilai Lokal.  Aceh memiliki sejarah panjang dalam menerapkan prinsip-prinsip Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, model ekonomi syariah lebih mudah diterima dan diadopsi oleh masyarakat. Kedua Regulasi Syariah, dimana  kehadiran regulasi yang mendukung ekonomi syariah, baik dari pemerintah provinsi maupun lembaga keuangan Islam, membantu menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan sektor ini. Misalnya, perbankan syariah yang berkembang di Aceh menawarkan berbagai produk dan layanan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Ketiga adanya peningkatan kesadaran,  masyarakat Aceh semakin sadar akan pentingnya menggunakan produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Hal ini mendorong pertumbuhan sektor keuangan syariah dan juga sektor ekonomi lainnya yang berbasis syariah, seperti industri halal, pariwisata syariah, dan lain sebagainya. Keempat Pemerintah Aceh telah memberikan dukungan aktif terhadap pengembangan ekonomi syariah melalui kebijakan-kebijakan yang mendukung serta insentif-insentif untuk pelaku usaha syariah.

Ke lima Potensi Wisata Religi. Aceh memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata religi yang menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri. Pengembangan sektor pariwisata syariah di Aceh dapat menjadi salah satu pendorong utama dalam pertumbuhan ekonomi syariah di daerah tersebut.

Tantangan

Beberapa tantangan yang perlu dihadapi dalam mengembangkan ekonomi syariah di Aceh, termasuk kesadaran masyarakat yang masih perlu ditingkatkan, infrastruktur yang harus diperbaiki, serta kompetisi global yang semakin ketat. Namun demikian, dengan dukungan semua pihak dan semangat untuk terus berkembang, ekonomi syariah di Aceh memiliki potensi yang cerah untuk masa depannya.

 

Fakta Kebangkitan Ekonomi Syariah di Aceh

Peningkatan Institusi Keuangan Syariah yang signifikan dalam jumlah dan jenis lembaga keuangan syariah di Aceh. Ini termasuk bank syariah, koperasi syariah, dan lembaga keuangan mikro syariah yang menawarkan berbagai produk dan layanan keuangan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Peningkatan Investasi Syariah, dimana Investor dan pengusaha di Aceh semakin tertarik untuk menggunakan instrumen investasi syariah. Hal ini tercermin dalam peningkatan jumlah investasi dalam instrumen seperti sukuk, saham syariah, dan produk investasi lainnya yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Aceh memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal, termasuk makanan dan minuman halal, kosmetik halal, dan produk-produk lain yang memenuhi standar syariah. Banyak usaha kecil dan menengah di Aceh yang mulai memproduksi barang dan layanan halal untuk memanfaatkan pasar yang berkembang.

Daerah Serambi Makkah juga mulai mengembangkan sektor pariwisata syariah, dengan menawarkan paket wisata yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, seperti paket wisata religi, wisata keluarga, dan akomodasi yang ramah syariah. Wisatawan asing seperti Malaysia, maupun wisatawan local sudah semakin banyak berkunjung ke Aceh.

Lebih banyak institusi pendidikan di Aceh yang menawarkan program-program pendidikan dalam bidang ekonomi syariah, seperti program studi ekonomi Islam dan keuangan syariah. Hal ini membantu meningkatkan jumlah tenaga kerja yang terampil dan terlatih dalam bidang ekonomi syariah.

Pemerintah Aceh telah mengeluarkan kebijakan dan insentif untuk mendukung pengembangan ekonomi syariah, termasuk pembentukan lembaga-lembaga pendukung, pelatihan, dan bantuan keuangan bagi pelaku usaha syariah.

Aceh memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekonomi berbasis syariah. Faktor-faktor seperti regulasi syariah yang kuat, pemahaman dan kepedulian masyarakat, potensi sumber daya alam dan pariwisata, pendidikan dan pengetahuan, dukungan pemerintah, serta inovasi dan teknologi menjadi pendorong utama dalam pertumbuhan ekonomi syariah di Aceh.

Aceh dapat menginspirasi daerah lain dalam mengembangkan ekonomi berbasis syariah.  Kebangkitan ekonomi syariah di Aceh harus dapat mencerminkan pentingnya harmoni antara prinsip-prinsip syariah dan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Pengembangan ekonomi syariah di Aceh harus diperhatikan secara serius dan didukung secara bersama-sama oleh pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat secara luas. Semoga dengan kebangkitan ekonomi syariah di Aceh, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarat.([email protected])

 

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 339 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Khatib Jum’at di Masjid Agung Kota Sabang, Tgk Alwy Al Khalidi Sampaikan Strategi Raih Kebahagiaan Dunia Akhirat

18 April 2024 - 10:59 WIB

Persiapan PORA 2026, DPRK Aceh Jaya Koordinasi dengan Kadispora Aceh

17 April 2024 - 20:53 WIB

Pansel Serahkan 15 Nama Calon Anggota Panwaslih Banda Aceh ke Komisi I

17 April 2024 - 09:36 WIB

Gerindra Usul Dek Fat Jadi Cawagub Pendamping Mualem

17 April 2024 - 06:25 WIB

Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh Terima Audiensi Pj. Bupati Singkil

16 April 2024 - 14:39 WIB

TRK Siap Bertarung di Pilkada Nagan Raya 2024

13 April 2024 - 13:47 WIB

Trending di METROPOLIS