Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METROPOLIS · 5 Apr 2024 12:21 WIB ·

Terima Kunjungan UNHCR, Ini Tanggapan Kakanwil Meurah Budiman Soal Penanganan Pengungsi Rohingya


 Terima Kunjungan UNHCR, Ini Tanggapan Kakanwil Meurah Budiman Soal Penanganan Pengungsi Rohingya Perbesar

RAKYAT ACEH | BANDA ACEH – Meurah Budiman, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Aceh, meneriman langsung kunjungan Ann Mayman, Kepala Perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) Indonesia, Kamis(4/4/2024).

Pertemuan ini membahas tentang penanganan pengungsi Rohingya yang saat ini berada di beberapa titik lokasi penampungan di Aceh. Meurah Budiman menilai penanganan pengungsi Rohingya harus tetap memperhatikan kepentingan nasional.

“Soal kemanusiaan iya, namun penanganan Rohingya harus tetap memperhatikan kepentingan nasional,” kata Meurah.

Ia juga menerangkan bahwa sesuai dengan hukum internasional, Pemerintah Indonesia sebenarnya tidak memiliki kewajiban untuk menampung pengungsi Rohingya.

“Namun sesuai konstitusi Indonesia yang menganut kemanusiaan, maka pengungsi Rohingya ditampung secara sementara,” sambungnya..

Meurah Budiman menambahkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pengungsi Rohingya yang datang ke Aceh terus bertambah. Sehingga kepada Ann Mayman secara blak-blakan Meurah menyampaikan masyarakat lokal mulai menolak karena alasan sosial dan ekonomi.

Terkait penampungan pengungsi, Meurah menjelaskan bahwa Perpres Nomor 125 Tahun 2016 secara eksplisit mengharuskan berkoordinasi dengan pemerintah daerah kabupaten/kota setempat untuk membawa dan menempatkan Pengungsi dari tempat ditemukan ke tempat penampungan.

“Oleh karena itu, perlu dicarikan solusi yang permanen untuk menangani masalah pengungsi Rohingya ini, libatkan semua stakeholders terkait,” kata Meurah Budiman.

Sebelumnya, pada pertemuan itu Ann Mayman mengatakan bahwa UNHCR ingin meminta masukan atau pandangan Kemenkumham Aceh dalam menangani pengungsi Rohingya di Aceh.

“Kami ingin mendengar masukan dari Kemenkumham Aceh tentang bagaimana cara terbaik menangani pengungsi Rohingya di Aceh,” kata Ann Mayman.

Sebab, UNHCR juga berencana untuk mengonsolidasikan pengungsi Rohingya dari lokasi penampungan yang tidak layak ke tempat yang lebih layak serta ramah terhadap anak dan perempuan.

“Kami ingin memastikan bahwa pengungsi Rohingya mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman,” ujarnya.

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Aceh Butuh Pemimpin Pro Syari’at Islam

29 May 2024 - 14:23 WIB

Sampaikan Visi Misi di Demokrat Aceh, TRK Ingin Bangun Infrastruktur PAD

29 May 2024 - 14:06 WIB

ISBI Aceh Siap Selenggarakan Peksimida, Ada 16 Tangkai Lomba

29 May 2024 - 13:59 WIB

ISAD dan Tu Sop Jeunieb Peusijuek Guru Besar UIN Ar-Raniry

28 May 2024 - 22:19 WIB

Amiruddin Tandatangani NPHD Dengan Polresta dan Dandim 0101/KB

28 May 2024 - 19:40 WIB

Gantikan Hendra Budian, TRK lantik Aramiko Aritonang Jadi Anggota DPR Aceh

27 May 2024 - 20:23 WIB

Trending di METROPOLIS