Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 5 Apr 2024 05:15 WIB ·

UTU dan Ombudsman RI Sepakat Tingkatkan Pelayanan Publik Dengan Edukasi


 Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Aceh saat hadir di universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh. Perbesar

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Aceh saat hadir di universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh.

RAKYATACEH I MEULABOH – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam pengawasan pelayanan publik di era society 5.0. ORI sebagai lembaga negara yang bertugas mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, sedangkan perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

 

Rektor UTU, Prof Ishak Hasan, Kamis (4/4/2024) di Meulaboh, mengaku pihaknya mulai menjalin kerjasama dengan Ombudsman RI. Langkah yang diambil, seperti pendidikan dan pelatihan agar dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang penyelenggaraan pelayanan publik berkualitas, termasuk aspek hukum, administrasi, dan teknologi informasi.

 

Prof Ishak menyatakan, Ketua Ombudsman RI Perwakilan Aceh Dian Rubianty, SE.,Ak. MPA, Rabu (27/3/2024) lalu, memberikan kuliah umum bertajuk ‘Sinergitas Ombudsman RI dengan Civitas Akademika Universitas Teuku Umar’ dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Aceh Barat.

 

“Saya sependapat juga dengan Ombudsman RI Perwakilan Aceh, penting sinergi antara perguruan tinggi dan Ombudsman agar manajemen ilmu pengetahuan lebih meningkat,” ungkapnya.

 

Sinergitas tersebut, dapat diwujudkan dengan memberikan pendidikan dan pelatihan kepada mahasiswa dan dosen di perguruan tinggi terkait pengawasan pelayanan publik. Pendidikan dan pelatihan ini dapat memberikan pemahaman yang komprehensif tentang penyelenggaraan pelayanan publik yang berkualitas, termasuk aspek hukum, administrasi, dan teknologi informasi.

 

Selain itu, memperoleh kemudahan dalam melakukan penelitian dan kajian terkait pengawasan pelayanan publik. Penelitian dan kajian ini dapat menghasilkan rekomendasi untuk perbaikan penyelenggaraan pelayanan publik. Terakhir, Meningkatkan efektivitas pengawasan pelayanan publik, terutama dalam hal penanganan pengaduan masyarakat.

 

Bentuk sinergi lainnya, Ombudsman dengan perguruan tinggi dapat berupa pelaksanaan magang di Ombudsman untuk mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan pemanfaatan kompetensi Ombudsman sebagai narasumber dalam audit hukum, systematic review, mediasi, serta rekonsiliasi.

 

Ombudsman RI setiap tahun melakukan penilaian kepatuhan pada berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Sehingga perguruan tinggi bisa melakukan pengabdian masyarakat pada daerah-daerah yang masuk zona kuning atau merah yang pelayanan publiknya belum baik.

 

Mahasiswa dapat berperan aktif mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik, dengan cara turut mengadukan penyelenggaraan pelayanan publik yang tidak baik. Pengawasan dapat dilakukan di lingkungan terdekat, seperti kampus dan desa.

 

“Kerjasama yang baik karena untuk kemajuan, sekaligus juga kegiatan penerimaan dan verifikasi laporan on the spot (PVL OTS),” ucap Rektor UTU.

 

Prof Ishak memiliki tekad bersama menjadikan UTU sebagai center of excellent (pusat keunggulan). Tekad civitas akademika UTU tercermin mulai dari desain bangunan dan ruang, program studi yang tersedia, juga berbagai upaya peningkatan mutu termasuk dalam penyelenggaraan layanan.

 

“Kami ingin UTU menjadi center of excellent, karena itu kami senang Ombudsman dapat hadir di UTU.” ujar Prof Ishak Hasan.

 

Ia juga menjelaskan UTU terus mengembangkan diri dengan menambahkan program studi yang dibutuhkan masyarakat.

 

“Tahun lalu, kita membuka dua program studi pertama di Sumatera, yaitu Prodi Bisnis Digital dan Prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja,” ungkapnya.

 

Ia berkeyakinan, tanpa pelayanan yang paripurna sempurna kepada seluruh civitas akademika UTU dan mitra mitra strategis UTU, maka UTU tidak akan bisa melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai lembaga pendidikan tinggi yang akan memberikan pelayanan pendidikan tinggi kepada masyarakat dan bangsa Indonesia pada umumnya.

 

Rektor juga menyampaikan bahwa seluk beluk Ombudsman masih sedikit diketahui mahasiswa. Ia berharap melalui kehadiran Ombudsman di kampus, dapat membuka mata para mahasiswa agar memiliki pemahaman holistik tentang Ombudsman.(den)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

 Generasi Muda Harus Hormati dan Lestarikan Budaya Simeulue

17 May 2024 - 16:24 WIB

Disdik dan HAkA Gelar Sosialisasi Kurikulum Pendidikan Lingkungan dan Gotong Royong Pembersihan Sampah Laut Tawar di Aceh Tengah

17 May 2024 - 16:08 WIB

Cegah Bencana Alam, Koramil 12/Sakti Gelar Penanaman Pohon di Kecamatan Sakti

17 May 2024 - 12:44 WIB

Tenaga Kerja RSUD Aceh Tamiang Membludak, Direktur: Kami Dilematis 

16 May 2024 - 11:39 WIB

Pendamping Desa Jangan Cari Keuntungan Pribadi di Gampong

15 May 2024 - 17:17 WIB

Polres Bener Meriah Edukasi Generasi Muda tentang Bahaya Narkoba

15 May 2024 - 15:56 WIB

Trending di DAERAH