Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

LHOKSEUMAWE · 16 Apr 2024 15:33 WIB ·

Buah Markisah, Idola Pasca Menikmati Libur Idul Fitri 1445 H di Takengon


 Buah markisah menjadi inceran wisatawan local usai menikmati liburan Idul Fitri 1445 H di dataran tinggi Gayo, Takengon, Aceh Tengah. (Idris Bendung) Perbesar

Buah markisah menjadi inceran wisatawan local usai menikmati liburan Idul Fitri 1445 H di dataran tinggi Gayo, Takengon, Aceh Tengah. (Idris Bendung)

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Ribuan masyarakat pesisir menikmati negeri dataran tinggi Gayo, Takengon, Aceh Tengah, liburan Idul Fitri 1445 H. Sejumlah lokasi wisata dipadati wisatawan local, Minggu-Senin, 14-15 April 2024.

Sepulang dari negeri diatas ‘awan’ tersebut, pengunjung mencoba membeli oleh-oleh yang dijual pedagang musiman di sisi tepi jalan negara lintasan Bener Meriah-KKA, Lhokseumawe. Persisnya di Kecamatan Permata, Bener Meriah.

Pembelian buah markisah, alpukat dilakukan oleh penikmat libur panjang libur Idul Fitri, terutama bagi pengguna sepeda motor.

“Iya, sekalian mendinginkan mesin dan upaya mendinginkan rem agar tidak terjadi rem blong atau macet akibat kepanasan,” kata Ridwan, salah seorang kominitas sepeda motor asal Lhokseumawe, kepada Rakyat Aceh.

Menurut Ridwan, perjalanan pulang kembali ke Lhokseumawe, lebih dominan jalan menurun yang membutuhkan rem kenderaan yang baik. Jadi nikmati buah markisah juga sebagai penambah stamina pengemudi yang telah jauh berjalan.

“Vitamin C yang ada di buah markisah, juga dapat membantu kesehatan kita lebih fit setelah berjalan jauh,” katanya sembari membeli seikat markisah ukuran 2 kg seharga Rp 20 ribu rupiah.

Sambil memakan buah markisah gratis sebagai ajang coba manis atau tidak, rekan Ridwan pun membeli buah alpokat untuk dibawa pulang ke Lhokseumawe.

“Ini buat adik–adik yang di rumah,” kata Faisal sambil tersenyum.

Sementara itu, kaum hawa jusru melirik sayur mayur yang ikut dijajakan di warung pinggir jalan tersebut. “Kami lebih mau sayur pucuk labu jepang ini saja,” kata Rina asal Krueng Geukuh.

Sayur pucuk labu jepang yang masih cukup segar dilepas, Inen Nimah kepada pembeli tidaklah mahal. “Satu ikat hanya 5 ribu rupiah saja,” katanya.

Bahkan, pembeli lainnya yang parkir dengan kenderaan roda empat memboyong tiga bungkus kentang ukuran kecil-kecil. Tentunya buah markisah ikut dibeli terlebih dahulu untuk dinikmati dalam perjalanan pulang bersama keluarga di mobil.

Pantauan Rakyat Aceh, arus kenderaan yang turun dari Takengon, Minggu hingga Senin kemarin merupakan puncak akhir libur Idul Fitri 1445 H.

Mulai Masuk Sekolah
Selasa, 16 April 2024 awal masuk sekolah. jalanan Kota Lhokseumawe, kembali ramai. Ini tentunya aktivitas masuk sekolah sudah dimulai. Amatan Rakyat Aceh, para pelajar sekolah MTsN I jalan Samudera Lhokseumawe, sudah mulai aktivitas.

Begitu pula SMP Negeri 5 yang berada persis disamping MTsN sudah mulai masuk kegiatan belajar mengajar. Yang pasti kawasan Kota Lhokseumawe, kembali berdenyut pasca libur panjang Idul Fitri 1445 H. (ung/hra)

Artikel ini telah dibaca 40 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Danrem Silaturahmi ke Waled Lapang, Semoga Aceh Lebih Baik

17 May 2024 - 14:26 WIB

Anak Lhokseumawe Lulus Cumlaude di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

16 May 2024 - 16:02 WIB

Abu Keutapang Bangga TNI Aceh di Pimpin Putra Asli Aceh “Pesan Abu Saat Danrem Silaturahmi”

15 May 2024 - 17:14 WIB

Resmikan Dayah Bustanu Madinatid Din Lhokseumawe, Ini Pesan Abu Paya Pasi

15 May 2024 - 15:48 WIB

Polisi Wajib Tahu Tahapan Pilkada: Memperkuat Keamanan dan Ketertiban

15 May 2024 - 15:14 WIB

Danrem Ali Imran Silaturahmi ke Kediaman Ketua MPU Lhokseumawe

14 May 2024 - 08:57 WIB

Trending di LHOKSEUMAWE