Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 18 Apr 2024 16:23 WIB ·

Bulog Sub Divre Lhokseumawe Pastikan Stok Beras Aman


 PANTAU GUDANG- Kepala Bulog Sub Divre Cabang Lhokseumawe, Muhammad Iqbal (kanan) saat mendampingi Pj Wali Kota Lhokseumawe A.Hanan bersama rombongan memantau gudang Bulog Peunteut di Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, pada bulan lalu. ARMIADI/RAKYAT ACEH Perbesar

PANTAU GUDANG- Kepala Bulog Sub Divre Cabang Lhokseumawe, Muhammad Iqbal (kanan) saat mendampingi Pj Wali Kota Lhokseumawe A.Hanan bersama rombongan memantau gudang Bulog Peunteut di Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, pada bulan lalu. ARMIADI/RAKYAT ACEH

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE – Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional (Divre) Cabang Lhokseumawe, memastikan stok beras yang ada gudang dalam kondisi aman.

“Pada bulan lalu, kita menerima beras impor sebanyak 6.000 ton, dengan rincian dari Thailand 5.000 ton dan Vietnam 1.000 ton. Diperkirakan stok beras yang ada itu akan cukup untuk 2,5 bulan atau 3 bulan kedepannya,”ucap Kepala Bulog Sub Divre Cabang Lhokseumawe, Muhammad Iqbal dikonfirmasi Rakyat Aceh, Kamis sore (18/4).

Ia mengatakan, saat ini pihaknya mendapatkan informasi dari Perum Bulog Kanwil Aceh akan ada penerimaan impor lagi dari Thailand sebanyak 2.750 ton. “Jadi nantinya setelah selesai bongkar muat, total stok beras di gudang Bulog Peunteut di Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe mencapai 8.750 ton,”katanya.

Selain itu, sebut Iqbal, untuk pengadaan beras lokal sendiri, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pemilik penggilingan dalam wilayah kerja Bulog Cabang Lhokseumawe, dengan target pembelian beras sekitar 600 ton.

“Saat ini kami masih terus melakukan pemantauan ke beberapa tempat penggilingan padi. Insyaallah akan terpenuhi target 600 ton tersebut, bahkan bisa lebih,”terangnya.

Sementara harga beli beras sampai di gudang Bulog Peunteut Rp 11.000 perkilogram. “Kalau kita beli gabah kering giling Rp 7.400 perkilogram, sumber beras lokal berada di Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen,”katanya. (arm/ra)

 

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Dandim Berikan Arahan Dalam Pertemuan Gabungan Persit KCK Cab XX Dim 0103/Aceh Utara

30 May 2024 - 19:00 WIB

Danrem Lilawangsa Mohon Doa Restu ke Abu Paya Pasi

30 May 2024 - 15:45 WIB

Sosialisasi Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 (KUHP) Dilaksanakan di Polres Lhokseumawe

30 May 2024 - 14:17 WIB

Akan Menikah, 4 Pasangan Polres Aceh Utara Ikuti Sidang BP4R

29 May 2024 - 15:22 WIB

Prajurit, PNS Dan Persit KCK Cab XIX Kodim 0102/Pidie Terima Penyuluhan Hukum Dari Kumdam Iskandar Muda

29 May 2024 - 14:03 WIB

Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIX Dim 0102 Koorcab Rem 011 PD Iskandar Muda Gelar Pertemuan Gabungan

28 May 2024 - 16:34 WIB

Trending di DAERAH