Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METROPOLIS · 20 Apr 2024 15:24 WIB ·

Keucik Gampong se Nagan Raya Bersilaturrahmi bersama TRK


 Keucik Gampong se Nagan Raya Bersilaturrahmi bersama TRK Perbesar

RAKYAT ACEH | Banda Aceh – Keucik Gampong se Kabupaten Nagan Raya melakukan silaturrahmi bersama Wakil Ketua DPR Aceh DR. Teuku Raja Keumangan, S.H.M.H di Gedung DPR Aceh, Banda Aceh Jum’at (19/04/2024)

Dalam kesempatan tersebut sejumlah keucik dari berbagai Kecamatan di Kabupaten Nagan Raya menyampaikan berbagai isu penting terutama terkait kegiatan pembangunan di tingkat desa.

Nyak Abu Bakar salah satu keucik Gampong yang berhadir dalam kesempatan tersebut berharap DPR Aceh dapat mendorong Pemerintah Aceh dapat memberi ruang yang lebih maksimal bagi pemerintahan Gampong dalam melaksanakan kegiatan pembangunan.

“Sudah saatnya pemerintah Gampong diberi kesempatan yang lebih luas dalam melaksanakan kegiatan pembangunan” ujar Nyak Abu Bakar

TRK sapaan Teuku Raja Keumangan dalam kesempatan tersebut sepakat jika kegiatan serta anggaran pembangunan di tingkat Gampong perlu ditingkatkan.

TRK yang merupakan putra Kabupaten Nagan Raya berpendapat bahwa hal tersebut merupakan salah satu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, oleh karena itu TRK mengajak segenap pihak khususnya eksekutif dan legislatif daerah provinsi dapat bersinergi mengakomodir peningkatan anggaran kegiatan pembangunan di tingkat gampong

“Pembangunan itu harus di mulai dari bawah, jika gampong-gampong maju saya pikir Kabupaten, Provinsi bahkan negara sekalipun otomatis akan dikategorikan maju” Ucap TRK mantan Kepala Bappeda Kabupaten Nagan Raya.

Di singgung mengenai masa jabatan keucik kepala desa yang saat ini sesuai undang-undang desa telah ditetapkan selama 8 tahun dan dapat mencalonkan kembali untuk satu periode berikutnya. Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD I Partai GOLKAR Provinsi Aceh itu berjanji akan memperjuangkan dalam Revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh.

Penerapan Undang-Undang Desa di Aceh saat ini masih terbentur dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh dimana masa jabatan keucik kepala desa hanya berlaku selama 6 tahun dan dapat mencalonkan kembali untuk satu periode berikutnya.

“Saya berjanji akan memperjuangkan masa jabatan keucik kepala desa di Aceh mengikuti Undang-Undang Desa, tentu dengan memasukkan poin tersebut dalam revisi UUPA nantinya” tutup Ketua DPD Ormas MKGR Provinsi Aceh itu.

Artikel ini telah dibaca 72 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

UPTD RSAN Hadirkan Liga Panti Pertama di Indonesia

17 May 2024 - 20:57 WIB

Prodi S2 Pendidikan Bahasa Inggris FKIP USK Gelar Workshop Strategi Penulisan Thesis Bagi Mahasiswa

17 May 2024 - 20:01 WIB

Propam Polda Aceh Tingkatkan Sinergitas Bersama POM TNI Kodam IM

17 May 2024 - 19:14 WIB

Anggota Panwaslih di Aceh Diminta Segera Lakukan Penyesuaian Diri Sesuai Tahapan Pilkada

17 May 2024 - 19:09 WIB

Ditsamapta Polda Aceh Bagikan Sembako Dalam Rangka Berkah Harkitnas

17 May 2024 - 19:05 WIB

Dinsos Aceh dan BSI Perkuat Koordinasi Terkait Penyaluran Bansos

17 May 2024 - 15:33 WIB

Trending di METROPOLIS