Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

EKBIS · 26 Apr 2024 16:10 WIB ·

Pemadanan NIK jadi NPWP di Aceh Capai 82,32 Persen


 Plt Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJP Aceh, Arridel Mindra. (Ist) Perbesar

Plt Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJP Aceh, Arridel Mindra. (Ist)

RAKYAT ACEH | BANDA ACEH – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) senantiasa melakukan reformasi perpajakan melalui perbaikan pada sistem administrasi dan proses bisnis, salah satunya melalui implementasi CoreTax Administration System (CTAS) atau Sistem Inti Administrasi Perpajakan (SIAP).

Salah satu bagian dari implementasi SIAP adalah Pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) sehingga nantinya NIK akan menjadi NPWP format baru (16 Digit).

Per tanggal 1 Juli 2024 seluruh layanan administrasi perpajakan dan layanan lain yang membutuhkan NPWP sudah menggunakan NPWP dengan format baru, sedangkan untuk penggunaan NPWP dengan format 15 digit (NPWP lama) hanya dapat digunakan hingga 30 Juni 2024.

Plt Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) DJP Aceh, Arridel Mindra mengatakan realisasi hasil pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) per 31 Maret 2024 telah mencapai 1.079.416 Wajib Pajak Orang Pribadi (82.32 persen) dari 1.311.220 Wajib Pajak Orang Pribadi WNI yang terdaftar pada Kanwil DJP Aceh.

“Masih terdapat 231.804 Wajib Pajak yang belum melakukan pemadanan NIK menjadi NPWP,” katanya, Jumat, 26 April 2024.

Ia mengatakan wajib pajak dapat melakukan pemadanan NIK dan NPWP secara mandiri dengan login ke situs www.pajak.go.id, kemudian masuk ke “menu profil” dan klik “data profil”, masukan 16 digit NIK sesuai KTP lalu klik tombol “validasi” dan klik “ubah profil”.

Selain itu, katanya, capaian kinerja kepatuhan formal penyampaian SPT Tahunan PPh tahun 2024 di Kanwil DJP Aceh sampai tanggal 24 April 2024 sebesar 82,95 persen dengan realisasi sebanyak 284.841 dari target sebanyak 343.372 SPT Tahunan PPh.

“Wajib pajak diharapkan agar segera melaporkan SPT Tahunan PPh Badan Tahun Pajak 2023 secara tepat waktu yang batas waktunya akan berakhir pada 30 April 2024,” katanya.

Pelaporan SPT Tahunan PPh Badan dapat dilakukan secara online dengan login ke situs www.pajak.go.id, kemudian klik tab “lapor” dan pilih “eform atau efiling” lalu klik tab “buat SPT” dan ikuti petunjuk yang ada.

Jika wajib pajak mengalami kendala dalam pemadanan NIK-NPWP dan melaporkan SPT Tahunan, maka wajib pajak dapat menghubungi kring pajak 1500200 atau berkonsultasi ke Kantor Pelayanan Pajak terdekat. (bai/hra)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Pendapatan PLN Tumbuh Signifikan Mencapai Rp487 Triliun, Ditopang Peningkatan Penjualan Tenaga Listrik

30 May 2024 - 18:37 WIB

Selamatkan Aset Negara, PLN Kolaborasi dengan BPN Aceh Timur dalam Penyelesaian Sertifikasi Tanah Tapak Tower

30 May 2024 - 15:39 WIB

Cetak Hattrick, PLN Kembali Raih Kinerja Keuangan Terbaik Sepanjang Sejarah pada Tahun 2023

29 May 2024 - 14:17 WIB

Berkendara Aman Wajib Kantongi SIM

28 May 2024 - 08:54 WIB

PLN Sigap Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penyambungan Listrik Industri di Aceh

27 May 2024 - 15:03 WIB

Pameran Honda & Servis Murah Sukses

26 May 2024 - 12:32 WIB

Trending di EKBIS