Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

METROPOLIS · 29 Apr 2024 13:26 WIB ·

Bea dan Cukai Banda Aceh Sita 31.164 Rokok Ilegal Tujuan Jawa Barat dan Maros

 
Kepala KPPBC TMP C Banda Aceh, Dede Mulyana bersama perwakilan dari Bandara SIM melakukan Konferensi pers penyitaan rokok ilegal di kantor Bea Cukai Banda Aceh, Senin (29/4/2024) 
Perbesar

Kepala KPPBC TMP C Banda Aceh, Dede Mulyana bersama perwakilan dari Bandara SIM melakukan Konferensi pers penyitaan rokok ilegal di kantor Bea Cukai Banda Aceh, Senin (29/4/2024)

BANDA ACEH l RAKYAT ACEH –  Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai(KPPBC) Banda Aceh berhasil menyita 31.164 batang rokok ilegal dalam kurun waktu 18 – 25 April 2024.

Kepala KPPBC TMP C Banda Aceh, Dede Mulyana mengungkapkan, jumlah temuan tersebut terdiri dari 19.000 batang rokok illegal hasil sinergi Banda Aceh dengan Aviation Security (Avsec) Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) pada tanggal 18-19 April 2024, serta 12.164 batang rokok ilegal hasil operasi pasar KPPBC Banda Aceh pada tanggal 24-25 April 2024.

“Total 31.164 batang rokok illegal yang disita tersebut diperkirakan senilai Rp 67.607.900 dan kerugian
negara diperkirakan mencapai Rp 46.994.800. Barang bukti berupa 31.164 batang rokok illegal telah dibawa ke KPPBC Banda Aceh untuk ditindaklanjuti,” kata Dede kepada sejumlah wartawan di Banda Aceh, Senin (29/4).

Dede menyebutkan, dari pemeriksaan didapati bahwa barang kiriman tersebut berupa rokok yang tidak dilekati pita cukai yang akan dikirim melalui pesawat. Terdapat 2 (dua) pengiriman yang berhasil diungkap, yakni 48 slop (9.600 batang) dengan tujuan Bandung, Jawa Barat pada tanggal 18 April 2024, serta 47 slop (9.400 batang) dengan tujuan Depok (Jawa Barat) dan Maros (Sulawesi Selatan) pada tanggal 19 April 2024.

Atas pengungkapan tersebut, telah diterbitkan Surat Bukti Penindakan (SBP). Selain itu, lanjutnya, KPPBC Banda Aceh juga berhasil menemukan dan menyita 12.164 batang rokok illegal dari Operasi Pasar di wilayah Kota Banda Aceh tanggal 24- 25 April 2024. 12.164 batang rokok tersebut tergolong illegal karena tidak dilekati pita cukai.

“Operasi pasar merupakan kegiatan pemeriksaan di wilayah kerja KPPBC TMP C Banda Aceh dengan tujuan mencegah dan menindak produksi dan peredaran rokok illegal,” sebutnya.

Ia menjelaskan bahwa rokok yang tidak dilekati pita cukai termasuk rokok yang melanggar ketentuan rokok yang sesuai ketentuan (legal) adalah rokok yang diproduksi dan diedarkan sesuai ketentuan, serta telah memenuhi kewajian pembayaran cukai ke negara.

Adapun Ciri utama rokok legal adalah telah dilekati pita cukai yang baru, asli dan sesuai peruntukan. Sebaliknya, rokok yang tidak dilekati pita cukai; dilekati pita cukai namun palsu, bekas pakai, atau tidak sesuai peruntukan, adalah rokok illegal. Rokok illegal tersebut tidak memenuhi kewajiban pembayaran hilangnya penerimaan negara.

“Kepada para pedagang, konsumen, dan seluruh lapisan masyarakat disampaikan agar cermat dalam
meneliti rokok sebelum membeli. Apabila mendapati rokok ilegal dengan ciri tersebut di atas, disampaikan agar tidak membeli, mengkonsumsi, atau mengedarkan, serta menyampaikan informasi rokokillegal tersebut ke KPPBC Banda Aceh melalui nomor WA 0851-6116-1840, atau melalui media sosial KPPBC Banda Aceh,” ujarnya. (hra)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kemenkumham Aceh Terima Kunjungan Pemkab Nagan Raya, Bahas Raqan RTRW

30 May 2024 - 19:57 WIB

Data Luas Tambang Emas Tanpa Izin, Antara ESDM dan Walhi Selisih 49 Persen

30 May 2024 - 19:56 WIB

65 Personel Ditsamapta Polda Aceh Ikut Latkatpuan SAR Terbatas Air

30 May 2024 - 18:57 WIB

IWAPI Aceh Periode 2024-2029 Dilantik

30 May 2024 - 18:16 WIB

Dr. Muslem Sampaikan Tentang Kesetaraan Hak Disablitas Dalam Rapat Inventarisasi Kab/Kota

30 May 2024 - 17:37 WIB

Soal Status Caleg Terpilih Terlibat Sabu, Begini Kata KIP Aceh

30 May 2024 - 10:12 WIB

Trending di METROPOLIS