Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

LHOKSEUMAWE · 30 Apr 2024 18:33 WIB ·

September 2024, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Krueng Keureuto “Pj Gubernur Aceh Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi”


 September 2024, Presiden Jokowi Akan Resmikan Bendungan Krueng Keureuto  “Pj Gubernur Aceh Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi” Perbesar

RAKYAT ACEH | ACEH UTARA- Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah, S.E., M.Si bersama Forkopimda Aceh serta Forkopimda Aceh Utara meninjau proyek pembangunan Bendungan Krueng Keureuto di Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara, pada Selasa 30 April 2024.

Kehadiran Pj Gubernur Aceh bersama rombongan itu, disambut oleh Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I, Heru Setiawan bersama pihak pelaksana proyek Bendungan Krueng Keureuto. Peninjauan itu untuk mengetahui secara detil
progres pembangunan Bendungan Krueng Keureuto yang direncanakan akan diresmikan oleh Presiden Jokowi pada September 2024.

Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah, S.E., M.Si menyebutkan, sesuai apa yang telah disampaikan oleh pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera I, bahwa progres pembangunan Bendungan Krueng Keureuto sudah selesai sekitar 91.8 persen. Namun, kini tinggal tahapan finishing saja.

“Pada prinsipnya, pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera I sudah mengatakan pada September mendatang selesai. Malah mereka merencanakan pada bulan Juli dan ditesnya pada Agustus. Insyaallah sudah kita lihat perkembangan pembangunannya akan sesuai dengan master plan dan rencana yang telah ditetapkan,”kata Pj Gubernur Aceh Bustami kepada awak media usai peninjauan dan penanaman pohon di lokasi pembangunan Bendungan Krueng Keureuto.

Bustami juga menyampaikan, Presiden Jokowi akan meresmikan Bendungan Krueng Keureuto pada September 2024. “Insyaallah akan diresmikan oleh Presiden Jokowi,”ucapnya.

Sementara Ketua DPR Aceh, Zulfadli, A.Md, dalam kesempatan itu mempertanyakan kepada pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera I jika bendungan Krueng Keureuto jebol akan terjadi tsunami ke 2 dan siapa yang akan bertanggung jawab.

Kepala Balai Wilayah Sungai Sumatera I, Heru Setiawan mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan Rencana Tanggap Darurat (RTD) dan telah disosialisasikan kepada masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Bahkan, kontruksi yang digunakan dalam pembangunan Bendungan Krueng Keureuto sudah memiliki standar dan sesuai dengan perencanaan.

“Kita sudah melakukan sosialisasi dengan Bupati Aceh Utara terhadap dampak bila dan kita tidak mengharapkan ya (bendungan Krueng Keureuto jebol),”ucap Heru.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Bendungan Sumatera 1, Fardianti, ST., MT menambahkan, pihaknya sudah menyusun buku Rencana Tanggap Darurat (RTD) sekitar 5 bulan lalu. “Kami berharap buku itu tidak pernah dipergunakan dengan istilahnya tidak terjadi adanya kegagalan bendungan Krueng Keureuto,”ucapnya.

Selain itu, PPK Bendungan I Yuliddin, ST menyebutkan, Bendungan Krueng Keureuto hanya dapat menampung air dari Krueng Keureuto dan pengendalian banjir 30,39 juta/m3 (mereduksi banjir Kota Lhoksukon 30 persen).

Sedangkan penyebab banjir ke Lhoksukon sebagai Ibukota Aceh Utara, itu airnya bersumber ada tiga sungai besar seperti sungai Keureuto, Peuto dan Pirak Timu.

Sementara dalan kunjungan itu,
selain hadir Pj Gubernur Aceh dan Ketua DPR Aceh, juga tampak hadir
Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, Kapolda Aceh, Irjen Pol. Achmad Kartiko, S. I. K., M. H, Kejati Aceh, Drs. Joko Purwanto, SH dan unsur terkait lainnya.

Kemudian juga hadir Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, Danlanal Lhokseumawe Kolonel Laut (P) Andi Susanto, Pj Bupati Aceh Utara Dr. Mahyuzar, Pj Walikota Lhokseumawe A.Hanan serta unsur Forkompida Aceh Utara, seperti Dandim 0103/Aceh Utara Letkol Kav Makhyar, Kapolres Aceh Utara AKBP Deden Heksaputera S, S.I.K, Kejari Aceh Utara Teuku Muzafar, SH, MH, para kepala dinas dan unsur terkait lainnya.

Untuk diketahui, peletakan batu pertama pembangunan Bendungan Keureutoe di Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara dilakukan oleh
Presiden RI Joko Widodo, pada Senin 9 Maret 2015 lalu.

Pembangunan jika sudah selesai nanti, bendungan ini akan langsung dirasakan manfaatnya sebagai sumber air irigasi untuk intensifikasi irigasi Alue Ubay seluas 2.743 hektar dan ekstensifikasi irigasi Pase Kanan seluas 6.677 hektar.

Selain itu, juga untuk penyediaan air baku 0,5 meter kubik per detik, pembangkit listrik PLTA 6,34 MW, serta untuk pengendalian banjir 30 juta meter kubik (mereduksi banjir kawasan Lhoksukon sekitar 30 persen). (arm/ra)

pada Selasa, 30 April 2024. ARMIADI/RAKYAT ACEH.

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Sumur Minyak Ilegal di Alue Canang Terbakar

30 May 2024 - 23:06 WIB

Setelah PNA, Kini Giliran Demokrat Rekom Salman Alfarisi sebagai Bakal Calon Bupati Abdya 

30 May 2024 - 21:44 WIB

Pj Bupati Aceh Besar Hadiri Peresmian Gedung Landmark BSI Aceh

30 May 2024 - 19:29 WIB

Dandim Berikan Arahan Dalam Pertemuan Gabungan Persit KCK Cab XX Dim 0103/Aceh Utara

30 May 2024 - 19:00 WIB

Biaya Rumah Sakit Korban Penusukan asal Pidie Tidak Ditanggung BPJS, Haji Uma Soroti Kehadiran LPSK di Aceh

30 May 2024 - 18:24 WIB

Danrem Lilawangsa Mohon Doa Restu ke Abu Paya Pasi

30 May 2024 - 15:45 WIB

Trending di LHOKSEUMAWE