Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

DAERAH · 3 May 2024 14:28 WIB ·

Bea Cukai Lhokseumawe Musnahkan 298 ribu Batang Rokok Ilegal


 Pemusnahan rokok illegal di halaman Bea Cukai Lhokseumawe, Jum’at 3 Maret 2024. Ist Perbesar

Pemusnahan rokok illegal di halaman Bea Cukai Lhokseumawe, Jum’at 3 Maret 2024. Ist

RAKYAT ACEH | LHOKSEUMAWE : Sebanyak 298.000 batang rokok tanpa cukai dengan harga jual perbungkus kisaran Rp 10 ribu dimusnahkan Bea Cukai Lhokseumawe, Jum’at 3 Mei 2024. Hanya sayang, rokok kelas atas atau mahal tanpa cukai juga beredar dipasaran tak tersentuh instansi ini. Apakah ada pilih kasih ?
Sementara proses pemusnahan ratusan ribu batang rokok di halaman KPPBC Tipe Madya Pabean C Lhokseumawe, disebutkan sebagai upaya menjalankan salah satu fungsi Perlindungan Masyarakat (Community Protection) dari peredaran rokok ilegal, Bea dan Cukai Lhokseumawe aktif melakukan pengawasan di titik-titik peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal.

Dikatakan, Jum’at 08 Maret 2024 lalu, hasil sinergi bersama masyarakat dan aparat penegak hukum lainya berhasil melakukan penindakan menggagalkan upaya peredaran rokok ilegal dikawasan Simpang Rambong, Gampong Seumirah, Kecamatan Nisam Antara, lintasan jalan KKA-Bener Meriah, Kabupaten Aceh Utara,
Berkaitan dengan hal itu serta menindaklanjuti arahan dari Kejaksaan Negeri Aceh Utara, dilaksanakan pemusnahan benda sitaan/barang bukti tindak pidana cukai berupa rokok llegal sebanyak 298.000 (dua ratus sembilan puluh delapan ribu) batang berbagai merk dan jenis.

Kerugian materil berupa potensi penerimaan negara yang tidak tertagih dari pajak rokok dan cukai yaitu sebesar Rp. 390.255.800., Sedangkan kerugian imateril yang ditimbulkan apabila rokok ilegal ini beredar adalah bahaya penyalahgunaannya yang dapat mengganggu kesehatan, ketertiban dan ketentraman masyarakat.
“ Barang tersebut diduga import dari Tailand atau Vietnam, dengan merk yang kita dapati saat ini Lufman, IB, HD dan Niken, “ kata Agus Siswandi dalam keterangan pers di KPPBC Lhokseumawe sembari menyebutkan dua pelaku pengecer inisial Z dan R warga Lhokseumawe dan Aceh Utara, ditangkap bersama mobil Carry.

Rokok Mahal Belum Tersentuh ?
Kerap ditangkap rokok-rokok illegal dengan harga murah ini, justru menjadi pertanyaan santer kenapa rokok kelas atas justru tak tersentuh petugas Bea Cukai Lhokseumawe.
Kepala Bea Cukai Lhokseumawe, Agus Siswandi, saat dihubungi Rakyat Aceh, Jum’at petang menjelaskan, pihaknya tidaklah tutup mata. Namun, belum menemukan gudang atau distributornya.
“Kalau ada informasi gudang, distributor atau masuknya semua rokok illegal apapun merknya, kami berterima kasih sekali bila disampaikan ke kami dan pasti akan kami tindak lanjuti,” kata Agus Siswadi.

Artikel ini telah dibaca 78 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Sosialisasi Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 (KUHP) Dilaksanakan di Polres Lhokseumawe

30 May 2024 - 14:17 WIB

Akan Menikah, 4 Pasangan Polres Aceh Utara Ikuti Sidang BP4R

29 May 2024 - 15:22 WIB

Prajurit, PNS Dan Persit KCK Cab XIX Kodim 0102/Pidie Terima Penyuluhan Hukum Dari Kumdam Iskandar Muda

29 May 2024 - 14:03 WIB

Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIX Dim 0102 Koorcab Rem 011 PD Iskandar Muda Gelar Pertemuan Gabungan

28 May 2024 - 16:34 WIB

Pelayanan SIM Di Pidie Jaya Dilakukan Secara Prototype

27 May 2024 - 15:48 WIB

Pj Bupati Aceh Utara Kukuhkan Pengurus Kampung Siaga Bencana (KSB)

27 May 2024 - 14:09 WIB

Trending di DAERAH