Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

INTERNASIONAL · 19 May 2024 15:15 WIB ·

Biadab! Pasukan Israel Serbu dan Larang Adzan Masjid Ibrahimi di Hebron


 Ilustrasi para petugas memadamkan kobaran api saat bentrokan antara pasukan keamanan Israel dan warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa di Jerusalem Timur tahun lalu. (Muammar Awad/Xinhua/Antara) Perbesar

Ilustrasi para petugas memadamkan kobaran api saat bentrokan antara pasukan keamanan Israel dan warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa di Jerusalem Timur tahun lalu. (Muammar Awad/Xinhua/Antara)

HARIANRAKYATACEH.COM – Pasukan Israel pada Jumat (17/5) menyerbu Masjid Ibrahimi di Kota Hebron, Tepi Barat. Selain itu, mereka melarang adzan serta ibadah shalat Magrib di masjid tersebut.

Terkait hal ini, Direktur Departemen Wakaf di Hebron, Ghassan al-Rajabi, kepada Anadolu mengungkapkan, bahwa tentara Israel memaksa pegawai Departemen Wakaf untuk keluar dari masjid dan melarang mereka melaksanakan shalat Magrib.

Aksi yang dilakukan tentara Zionis ini dilakukan untuk mengamankan salah satu pejabat senior Israel yang mengunjungi masjid tersebut.

Al-Rajabi menambahkan bahwa Masjid Ibrahimi masih ditutup bagi jamaah Palestina sampai waktu shalat Isya.

Pascapembantaian terhadap 29 jemaah Palestina pada 1994 di dalam masjid yang dilakukan pemukim ekstremis Yahudi, Baruch Goldstein, otoritas Israel memisahkan kompleks masjid antara jemaah Muslim dan Yahudi.

 

Pada Juli 2017, Komite Warisan Dunia UNESCO memutuskan untuk memasukkan Masjid Ibrahimi dan Kota tua Hebron ke dalam Daftar Warisan Dunia.

Hebron dihuni oleh sekitar 160.000 Muslim Palestina dan sekitar 500 pemukim ilegal Yahudi. Pemukim Yahudi tinggal di serangkaian daerah kantong khusus Yahudi yang dijaga ketat pasukan Israel.

 

Editor: Kuswandi

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Haji Uma dan PPAM serta BP2MI Kembali Fasilitasi Pemulangan Jenazah Warga Aceh dari Malaysia

18 June 2024 - 17:06 WIB

IKA Unimal Segera Gelar Mubes 

16 June 2024 - 14:17 WIB

Muhammad Nazar Sosok yang Ideal Memimpin Aceh 

15 June 2024 - 20:45 WIB

Kapendam IM Sampaikan Perkembangan Penanganan Kasus Meninggalnya Warga Aceh Timur

15 June 2024 - 19:45 WIB

Banda Aceh Masuk 3 Besar TPID Kabupaten/Kota Berkinerja Terbaik

14 June 2024 - 22:20 WIB

Dirreskrimum Polda Aceh: Perlu Kerja Sama Semua Pihak dalam Memberantas Judi Online

14 June 2024 - 22:14 WIB

Trending di UTAMA