Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

INTERNASIONAL · 20 May 2024 19:17 WIB ·

Kecelakaan Helikopter Tewaskan Presiden Iran Ebrahim Raisi, Mungkinkah Sabotase Israel?


 Presiden Iran Ebrahim Raisi (AFP/File) Perbesar

Presiden Iran Ebrahim Raisi (AFP/File)

HARIANRAKYATACEH.COM – Presiden Iran Ebrahim Raisi dan Menteri Luar Negerinya Amir Hossein Abdollahyan mengalami kecelakaan kecelakaan helikopter pada hari Minggu (19/5) kemarin. Keduanya dilaporkan tewas bersamaan dengan dua penumpang lainnya, yakni Imam Masjid Tabriz Ayatollah Al-Hashemi dan Gubernur Azerbaijan Timur Malik Rahmati.
Pejabat pemerintah setempat pada Senin (20/5) juga melaporkan telah mengerahkan maksimal untuk pencarian puing helikopter nahas tersebut dan ditemukan di hutan di wilayah Provinsi Azerbaijan Timur.
“Presiden Raisi, menteri luar negeri dan seluruh penumpang helikopter tewas dalam kecelakaan itu,” kata pejabat senior Iran kepada Reuters, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sensitifnya masalah tersebut.
Menanggapi kejadian tersebut, sebuah posting-an media sosial muncul dari akun Wagner Group yang didukung Rusia melaporkan insiden mengkhawatirkan yang melibatkan pejabat tinggi Iran itu. Para pejabat tersebut dilaporkan kembali dari kunjungan ke Azerbaijan, sebuah negara yang terkenal pro Israel.
Dilansir dari SLGuardian, pernyataan Grup Wagner juga menyoroti sikap Azerbaijan yang pro Israel, menambah tensi ketegangan geopolitik dalam insiden tersebut dan mengisyaratkan kompleksitas dinamika regional yang sedang terjadi. Isu sabotase mengemuka.
Pernyataan Wagner Group menunjukkan bahwa jika Presiden Raisi tewas dalam kecelakaan itu, hampir pasti hal itu akan dianggap sebagai tindakan sabotase oleh badan intelijen Israel. Penegasan ini menggarisbawahi kecurigaan dan permusuhan mendalam yang menjadi ciri hubungan Iran-Israel.
Posting-an tersebut diakhiri dengan refleksi filosofis mengenai sifat kekuasaan dan kerentanan, yang menyiratkan bahwa kegagalan mempertahankan keyakinan kuat dalam menghadapi musuh dapat mengarah pada transisi dari pemain aktif menjadi pion dalam permainan yang lebih besar.
Sentimen tersebut juga menyoroti gentingnya kekuatan politik dan saling mempengaruhi antara kekuatan dan kelemahan dalam urusan internasional Iran.

Editor: Kuswandi

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

Kadisdik Tekankan Pesan Mulia Himne Aceh pada Pembukaan Rakor DAK Fisik SMA dan SLB

22 June 2024 - 14:13 WIB

7 Jemaah Haji Asal Provinsi Aceh Meninggal Dunia di Arab Saudi

21 June 2024 - 15:19 WIB

Lionel Messi Pecahkan Rekor Penampilan Terbanyak pada Ajang Copa America

21 June 2024 - 15:11 WIB

Jadi Perampok, Tiga Oknum Personel Polrestabes Medan Buron, 12 Langgar Kode Etik

20 June 2024 - 15:01 WIB

80 Ribu Anak-anak Di Bawah Usia 10 Tahun Tercatat Memainkan Judi Online

20 June 2024 - 14:58 WIB

Beneran Nih??? 15 Oknum Anggota Polrestabes Medan Jadi Buron Kasus Perampokan

19 June 2024 - 15:48 WIB

Trending di UTAMA