Menu

Mode Gelap
Korban Erupsi Gunung Marapi Ditemukan 1,5 Km dari Kawah Cak Imin Resmikan Posko Pemenangan Musannif bin Sanusi (MBS) Perangkat Desa Sekitar Tambang Tantang Asisten Pemerintahan dan Dewan Lihat Objektif Rekrutmen Pekerja PT AMM Golkar Aceh Peringati Maulid Nabi dan Gelar TOT bagi Saksi Pemilu Ratusan Masyarakat Gurah Peukan Bada Juga Rasakan Manfaat Pasar Murah

NASIONAL · 25 May 2024 18:35 WIB ·

BRIN Deteksi Ladang Ganja Berbasis Satelit


 BRIN Deteksi Ladang Ganja Berbasis Satelit Perbesar

RAKYAT ACEH | Jakarta – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyatakan sedang mengembangkan teknologi penginderaan jauh berbasis satelit yang dapat mendeteksi dan memantau keberadaan ladang ganja secara otomatis atau semi-otomatis.

Kepala Pusat Riset Geoinformatika BRIN Rokhis Khomarudin mengatakan satelit dapat mendeteksi keberadaan ladang ganja secara cepat dan akurat, serta bisa memantau area yang luas tanpa harus melakukan survei manual yang memakan waktu dan biaya besar.

“Sistem itu bekerja dengan mengembangkan model deteksi melalui machine learning,” ujarnya dalam pernyataan yang dikutip di Jakarta, Jumat (24/5)

Rokhis menuturkan teknologi itu menggunakan berbagai pendekatan untuk mempermudah identifikasi ladang ganja.

Beberapa metode yang digunakan dapat mengidentifikasi area terbuka di tengah hutan yang memungkinkan sinar matahari langsung, termasuk mendeteksi perubahan objek yang menunjukkan fase pertumbuhan tanaman, serta membedakan pantulan spektral cahaya dari tanaman ganja dan tanaman lainnya.

Menurut Rokhis, BRIN telah memiliki pengalaman yang luas dalam penelitian dan pengembangan pemanfaatan data satelit untuk berbagai keperluan, termasuk pengamatan objek di darat, laut, dan atmosfer.

Hal ini menempatkan mereka dalam posisi yang ideal untuk mengembangkan sistem yang dapat memberikan informasi yang cepat, akurat, dan efisien dalam hal biaya terkait keberadaan ladang ganja ilegal.

“Riset identifikasi ladang ganja dengan data satelit akan dilanjutkan dengan pendekatan metode machine learning dan artificial intelligence,” papar Rokhis.

“Pengenalan karakteristik objek ladang ganja, baik dari fisik maupun pantulan spektral cahaya dari tanaman merupakan bagian penting dari riset. Harapannya riset ini dapat menghasilkan informasi yang cepat, akurat, dan murah,” imbuhnya.

BRIN akan melanjutkan riset identifikasi ladang ganja melalui satelit dengan pendekatan metode pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan.

Pengenalan karakteristik objek ladang ganja, baik dari fisik maupun pantulan spektral cahaya dari tanaman merupakan bagian penting dari riset.

Beberapa waktu lalu BRIN telah menjalin kerja sama penelitian dengan Polda Sumatera Utara (Sumut). Kerja sama itu membuahkan hasil dengan ditemukannya lima hektare ladang ganja di Pegunungan Tor Sihite, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut.

Rokhis berharap kerja sama antara lembaga penelitian dan lembaga penegak hukum melalui pemanfaatan teknologi canggih dan kerja sama yang solid dapat mengatasi masalah ladang ganja ilegal secara signifikan di Indonesia.

Kepala Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Aceh Brigjen Pol Marzuki Ali Basyah yang ditanya terpisah mengatakan sangat mendukung program BRIN untuk kegiatan pemantauan ladang ladang.

‘Semoga masyarakat mulai beralih ketanaman agriculture sehingga menambah income masing masing yang tidak berdampak hukum’, ujarnya. (ant/imj)

Kami menghimbau mari kita sukseskan prgram GDAD ( grands design alternatief development oleh bnn ri.

Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Penulis

Comments are closed.

Baca Lainnya

AMANAH Adakan Carnival dan Kompetisi Model sebagai Wadah Generasi Muda Tampilkan Minat Bakat

21 June 2024 - 17:19 WIB

Kata Kakanwil Meurah Budiman Soal Audiensi Bawaslu dengan Kemenkumham Terkait Pembentukan 5 Panwaslih Kabupaten/Kota Aceh

21 June 2024 - 00:00 WIB

Jadi Perampok, Tiga Oknum Personel Polrestabes Medan Buron, 12 Langgar Kode Etik

20 June 2024 - 15:01 WIB

Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, AMANAH Serahkan Sapi Kurban hingga Buka Kompetisi Model di Aceh

19 June 2024 - 11:04 WIB

Nikmati Syukur Anugrah Allah, Naik Sepmor Touring Ibadah 10 Ribu Km Aceh, Bali

14 June 2024 - 14:06 WIB

Mopen tabrak truk muatan kayu di Pidie, warga Aceh Barat meninggal dunia

13 June 2024 - 15:00 WIB

Trending di NANGGROE BARAT